Mendagri Tito Yakin Indonesia Emas 2045 Bakal Terwujud, Ini Dasarnya

Mendagri Tito Yakin Indonesia Emas 2045 Bakal Terwujud, Ini Dasarnya

- Author

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri dalam Negeri Tito Karnavian (kiri). (Foto : Puspen Kemendagri).

Menteri dalam Negeri Tito Karnavian (kiri). (Foto : Puspen Kemendagri).

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan keyakinannya  jika Indonesia Emas 2045 bakal tercapai. 

Menurut dia, hal itu didasari tren pertumbuhan ekonomi nasional saat ini.

Tito juga menyebut, bukan tidak mungkin pada 2045 mendatang Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan pendapatan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu trajectory-nya seperti itu. Indonesia diperkirakan tahun 2045 akan menjadi Indonesia Emas itu,” kata Tito di Jakarta Rabu (12/3/2025).

Tito menilai, di masa depan persaingan antarnegara di dunia bukan lagi didominasi dengan kekuatan konvensional (militer).

“Sebaliknya, pertarungan tersebut menggunakan kekuatan non-konvensional yang salah satunya di bidang ekonomi. Dalam konteks tersebut, negara yang memiliki kemampuan produktivitas tinggi diprediksi bakal mendominasi dunia,”terangnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kemendagri ini menjelaskan,  Indonesia setidaknya memiliki empat potensi besar. Diantaranya, angkatan kerja yang besar, wilayah yang luas, sumber daya alam (SDA) yang melimpah, serta posisi geografis yang strategis.

“Dan kita memiliki keunggulan karena memiliki bonus demografi. 68,7 persen penduduk Indonesia itu adalah berusia ini [produktif]. Ada jadi lebih kurang 68,7 persen itu usianya berkisar antara 15 sampai 60 tahun,” jelasnya,.

Baca Juga :  Pulihkan Desa Terdampak Bencana, Kemendagri Kirimkan 1.054 Praja IPDN ke Aceh

Tito berpesan, potensi tersebut harus dapat dimaksimalkan. Bonus demografi yang dimiliki harus terus dipastikan agar produktif, sehat, unggul, dan terampil. 

“Sebab bila tidak ditata dengan baik, peluang tersebut justru akan menghasilkan masalah, mulai dari sosial, kriminal, dan lain sebagainya,”pesannya.

Selain itu, mantan Kapolri ini  mengajak semua pihak terus optimistis berbagai potensi yang dimiliki Indonesia. Dia juga mendorong agar stabilitas politik dan keamanan, serta pertumbuhan ekonomi terus dijaga.

Perlu pula melakukan kreasi dan inovasi kebijakan untuk mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045 .Serta yang paling utama adalah kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah. Daerah semua harus bergerak sampai desa-desa,” tambahnya.

Terakhir, Tito meminta agar pelaksanaan Rakortekrenbang 2025 dapat dimaksimalkan secara serius oleh pemerintah daerah (Pemda). Pasalnya, Rakor tersebut memiliki dampak besar terhadap suksesnya Indonesia Emas 2045.

“Saya mohon dibangun sama-sama, kita sama persepsi bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan tahun ini dan Rakortekbangnya, teknisnya tahun ini, ini adalah musyawarah perencanaan yang sangat menentukan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Rakortekrenbang tersebut dihadiri oleh jajaran sekretaris daerah (sekda), serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seluruh Indonesia secara virtual.**

Berita Terkait

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:29 WIB

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Oleh-oleh Favorite dari Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:37 WIB

Kesehatan

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:12 WIB