Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

- Author

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Persiapan ibadah Umrah dan Haji tidak hanya berkaitan dengan dokumen perjalanan dan perlengkapan ibadah. Kondisi kesehatan jamaah juga menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk pemenuhan vaksinasi meningitis sebagai salah satu persyaratan perjalanan ke Arab Saudi.

Kewajiban vaksinasi tersebut berkaitan dengan tingginya mobilitas jamaah dari berbagai negara yang berkumpul dalam satu wilayah selama pelaksanaan Umrah maupun Haji. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular, termasuk infeksi meningitis.

Dokter Vaksinator RS Sari Asih Karawaci, dr. Fadli Ambara, MARS, menjelaskan bahwa vaksinasi tidak hanya bertujuan memenuhi persyaratan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perlindungan kesehatan jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan divaksinasi, kita melindungi diri dan orang sekitar seperti bayi, lansia, atau individu dengan imun lemah, terlebih di wilayah dengan risiko penularan tinggi,” jelas dr. Fadli.

Meningitis sendiri merupakan peradangan pada meninges, yaitu selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri dan virus.

Salah satu penyebab yang menjadi perhatian adalah bakteri Neisseria meningitidis atau meningokokus. Infeksi akibat bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit serius sehingga pencegahan melalui vaksinasi menjadi bagian penting dalam perlindungan jamaah.

Jangan Vaksinasi di Saat Terburu-buru

Calon jamaah juga perlu memperhatikan waktu pemberian vaksin sebelum keberangkatan. Berdasarkan ketentuan perjalanan yang disebutkan dalam edaran otoritas Arab Saudi, vaksin meningitis perlu diberikan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Jiwa RS Sari Asih Bintaro Beri Solusi Soal Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Tidur Anak

Karena itu, calon jamaah sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati jadwal penerbangan untuk mengurus vaksinasi dan dokumen kesehatan.

Selain waktu pemberian vaksin, jamaah juga perlu memastikan sertifikat vaksinasi internasional atau International Certificate of Vaccination (ICV) yang dimiliki masih memenuhi ketentuan yang berlaku saat perjalanan.

“Persiapan kesehatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan persiapan perjalanan lainnya. Jangan sampai urusan vaksin baru diperhatikan ketika jadwal keberangkatan sudah dekat,” ujar dr. Fadli.

Meningitis Bukan Hanya Satu Jenis Penyakit

Secara medis, meningitis dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme sehingga jenis vaksin yang digunakan juga dapat berbeda sesuai dengan penyakit yang hendak dicegah.

Vaksin meningokokus ditujukan untuk memberikan perlindungan terhadap Neisseria meningitidis. Sementara itu, vaksin pneumokokus digunakan untuk mencegah penyakit akibat Streptococcus pneumoniae. Ada pula vaksin Hib yang memberikan perlindungan terhadap Haemophilus influenzae tipe b.

Bagi calon jamaah Umrah dan Haji, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan vaksinasi yang diperlukan serta kelengkapan dokumen kesehatan sebelum keberangkatan.

Dengan mempersiapkan vaksinasi lebih awal, jamaah tidak hanya dapat mengantisipasi persyaratan perjalanan, tetapi juga memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan kebutuhan kesehatan sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Berita Terkait

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro
Dokter Spesialis Jiwa RS Sari Asih Bintaro Beri Solusi Soal Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Tidur Anak
Skin Analyzer Bisa Deteksi Masalah Kulit yang Tak Terlihat, Dokter RS Sari Asih Jelaskan Fungsinya
Dokter RS Sari Asih Bintaro Peringatkan Bahaya Komplikasi Tipes, Ini Alasannya!
Waspada ‘Angin Duduk’: Tips Aman Berolahraga di Tengah Aktivitas Padat untuk Usia 40 Tahun ke Atas
Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Mengenal Terapi Radio Frekuensi dan Manfaatnya Bagi Penderita Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
Beauty, Wellness dan Pain Clinic RS Sari Asih Karawaci, Jawaban Kebutuhan Kesehatan Modern
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:12 WIB

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Selasa, 15 September 2026 - 14:58 WIB

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Rabu, 2 September 2026 - 14:29 WIB

Dokter Spesialis Jiwa RS Sari Asih Bintaro Beri Solusi Soal Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Tidur Anak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Skin Analyzer Bisa Deteksi Masalah Kulit yang Tak Terlihat, Dokter RS Sari Asih Jelaskan Fungsinya

Senin, 27 Juli 2026 - 13:31 WIB

Dokter RS Sari Asih Bintaro Peringatkan Bahaya Komplikasi Tipes, Ini Alasannya!

Berita Terbaru

Kesehatan

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:12 WIB