Terobosan! Kolaborasi Kemenimipas-Kemenaker Majukan SDM Warga Lapas

Terobosan! Kolaborasi Kemenimipas-Kemenaker Majukan SDM Warga Lapas

- Author

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyambut baik inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan untuk membangun sinergi dua institusi ini. Staf Khusus Menimipas Abdullah Rasyid mengatakan bahwa kementerian ini akan mendaklanjuti hasil pertemuan antara Kemenimipas Agus Andrianto dan Kemnaker Yassierli, pada 8 Januari yang lalu.

Pertemuan itu membuahkan kesepakatan sinergi dua kementerian ini untuk mengoptimalkan fungsi masing-masing. Salah satunya adalah meningkatkan akses pelatihan dan sertifikasi bagi warga Lembaga Pemasyarakatan.

”Melalui kolaborasi dengan Kemenaker ini, kami berharap akan terjadi improvement yang signifikan terhadap tata kelola pembinaan di Lapas. Kami akan menindaklajuti kesepakatan ini hingga terjalin kerjasama yang sinergis. Kami siap menyediakan hal-hal yang dibutuhkan Kemenaker,” ujar Rasyid, Jum’at pagi (17/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Kemnaker Yassierli mengatakan bahwa pihaknya berencara menghadirkan pojok pelatihan vokasi di Lapas. Di mana para penghuni lapas bisa mendapatkan pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi. Karena itu pihaknya akan menyediakan modul pelatihan dan instrukturnya, berikut dengan sertifikasi kompetensi dari BNSP.

Baca Juga :  Wujudkan Toleransi Beragama di Desa, Kemendes PDT Gandeng Kemenag

Sementara itu Rasyid menambahkan jika saat ini terdapat 270.000 warga binaan di Kemen Imipas. Termasuk 374 Lapas, 162 Rutan, 94 Bapas, 1 rumah sakit, 33 cabang Rutan. Semua ini, menurutnya, adalah potensi besar untuk mendukung sektor ketenagakerjaan, serta sektor lain yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo seperti Ketahanan Pangan.

”Apalagi warga Lapas punya latar belakang yang kompleks, ada lulusan SD hingga profesor. Ada yang low skill dan ada yang ahli bidang IT. Seandainya Kemenaker memiliki sistem pelatihan yang mampu mendukung ini semua, tentu akan sangat produktif,” lanjut Rasyid.

Karena itu pihaknya akan berdiskusi dengan pihak Kemnaker tentang dukungan sistem dan infrastruktur yang dibutuhkan.

“Isu utama warga binaan saat kembali ke masyarakat, adalah stigma sebagai narapidana. Mudah-mudahan dengan skill yang mumpuni berikut dengan sertifikasi, hal ini bisa meretas persoalan tersebut, “ ujar Rasyid. **

Berita Terkait

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III Salurkan BPJSK bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Kamis, 24 September 2026 - 07:08 WIB

Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan

Berita Terbaru