Pemuda Berdampak Audiensi Ke Kemen Transmigrasi, Dorong Kawasan Sentra Pangan dan Wirausaha Pemuda

Pemuda Berdampak Audiensi Ke Kemen Transmigrasi, Dorong Kawasan Sentra Pangan dan Wirausaha Pemuda

- Author

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID — Pemuda Berdampak melaksanakan audiensi dan silaturahmi bersama Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara generasi muda dan pemerintah dalam mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemuda Berdampak menyampaikan gagasan sekaligus menyerahkan Policy Brief Usulan Program Nasional Pemuda Berdampak Bersama Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan tema “TRANSMIGRASI BERDAMPAK: Dari Kawasan Transmigrasi Menuju Sentra Pangan dan Wirausaha Pemuda Indonesia.”

Policy brief ini menjadi bentuk kontribusi pemuda dalam menghadirkan gagasan pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda di kawasan transmigrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Transmigrasi Apresiasi Keberanian Pemuda Mengambil Peran

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemuda Berdampak yang berani mengambil peran sebagai generasi penerus bangsa dan memiliki kepedulian untuk memberikan sumbangsih nyata bagi negara.

“Kami mengapresiasi Pemuda Berdampak yang berani mengambil peran sebagai generasi penerus bangsa. Semangat untuk memberikan sumbangsih, pengabdian, dan kontribusi kepada negara seperti ini merupakan sesuatu yang harus terus didorong dan dikembangkan,” ujar Iftitah, Jumat (21/08/2026).

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun Indonesia, termasuk dalam pengembangan kawasan transmigrasi. Gagasan dan energi anak muda diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan inovasi serta solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Mendorong Pemuda Menjadi Penggerak Kawasan Transmigrasi

Pemuda Berdampak memandang kawasan transmigrasi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kekayaan sumber daya alam, lahan produktif, serta keberagaman masyarakat di kawasan transmigrasi dapat menjadi modal pembangunan apabila dikolaborasikan dengan inovasi, teknologi, pendidikan, dan semangat kewirausahaan generasi muda.

Melalui konsep Transmigrasi Berdampak, pemuda tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi sebagai aktor sekaligus penggerak perubahan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Tim Hukum Rido Ajukan Gugatan Pilkada Jakarta Ke MK Tak Lama Setelah Prabowo & Jokowi Bertemu

Program yang diusulkan mencakup penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan dan kewirausahaan pemuda, transfer teknologi dan inovasi, pengembangan SDM pemuda lokal, pengembangan produk unggulan kawasan, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda.

Pemuda Berdampak Siap Berkolaborasi

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan sekaligus menawarkan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.

“Kami datang bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi membawa gagasan dan menawarkan kolaborasi. Kawasan transmigrasi memiliki potensi yang luar biasa. Kami ingin pemuda hadir sebagai bagian dari solusi, menjadi penggerak inovasi, ketahanan pangan, dan kewirausahaan di daerah,” terang Bagas.

Bagas menambahkan bahwa pembangunan kawasan transmigrasi membutuhkan keterlibatan generasi muda secara strategis.

“Kami berharap gagasan Transmigrasi Berdampak dapat menjadi pintu masuk kolaborasi yang lebih luas antara Pemuda Berdampak dan Kementerian Transmigrasi. Dari kawasan transmigrasi, kita ingin lahir sentra pangan, pusat kewirausahaan, dan generasi muda yang mandiri serta mampu berkontribusi bagi Indonesia,” kata Bagas.

Pemuda Berdampak berharap Policy Brief “Transmigrasi Berdampak” dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan program pemberdayaan pemuda di kawasan transmigrasi.

Gagasan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penempatan dan penguatan kapasitas pemuda, pendampingan masyarakat, pengembangan komoditas unggulan, inkubasi kewirausahaan, riset dan inovasi, hingga perluasan akses pasar.

Pemuda Berdampak meyakini pembangunan Indonesia tidak hanya berlangsung di pusat-pusat kota, tetapi juga harus tumbuh dari desa dan kawasan yang memiliki potensi ekonomi serta sumber daya manusia.

Dari kawasan transmigrasi, kita bangun kemandirian.

Dari potensi daerah, kita lahirkan inovasi.

Dari pemuda, kita hadirkan dampak untuk Indonesia.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Resmikan 35 Rumah Layak Huni: Wujud Nyata Program Pemerintah
Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit
“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG
Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru
Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam
Kolaborasi Polri, Komdigi dan UPH Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Sekretaris DK BM PAN Soroti Demo Mahasiswa Soal Rupiah dan MBG, Ingatkan Parpol Konsisten Dukung Prabowo Gibran
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Pemuda Berdampak Audiensi Ke Kemen Transmigrasi, Dorong Kawasan Sentra Pangan dan Wirausaha Pemuda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Polda Metro Jaya Resmikan 35 Rumah Layak Huni: Wujud Nyata Program Pemerintah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIB

“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06 WIB

Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru

Berita Terbaru

Opini

Kritik Dianggap Serangan Pribadi

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:25 WIB