JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Banyak yang bertanya., siapa sosok dibalik tertangkapnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana serta dua wakil kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Banyak masyarakat terkejut karena Dadan Cs ditangkap satu hari setelah diberhentikan dari pimpinan BGN.
Lalu, masyarakat bertanya-tanya, siapa tokoh intelektual yang berhasil mengungkap korupsi di BGN tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, kementeriannya memiliki andil besar terkait tertangkapnya Dadan Cs oleh Kejagung.
Purbaya mengatakan, ada kontribusi laporan dari Kemenkeu sehingga dilakukan penyidikan sampai penetapan tersangka terhadap Dadan Cs.
“Mungkin salah satu laporan juga dari kita. Bukan dari kita saja ya, (tetapi) BPKP memeriksa, kita periksa, semuanya periksa, mengecek. Jadi kita tukar-tukar data lah kira-kira,” ujar Purbaya, dikutip dari detik.com, Kamis (04/06/2026).
Diketahui, Kejagung melakukan penyidikan terkait kasus ini berdasarkan surat perintah tertanggal 29 Mei 2026. Penetapan tersangka diawali pemeriksaan Dadan Cs sebagai saksi.
Dalam pernyataan, Kejagung menyatakan bahwa Dadan Cs diduga melakukan pengaturan untuk verifikasi pembentukan yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dapur MBG yang seharusnya dikelola oleh yayasan pada setiap sekolah, malah terafiliasi dengan Dadan Cs.
“Program MBG tersebut seharusnya dikelola oleh yayasan-yayasan pada setiap sekolah, namun pada faktanya yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, Rabu (03/06/2026).
Syarief menambahkan, yayasan SPPG yang terafilisasi dengan Dadan Cs mendapat miliaran rupiah setiap harinya.
“Dan yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari dan yayasan-yayasan tersebut terafiliasi di antaranya yang dimiliki saudara DH, SS dan Saudara LP,” ucapnya. ***
























