JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di hadapan DPRD Kota Tangerang melalui Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kota Tangerang, pada Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional yang harus dipenuhi oleh kepala daerah kepada lembaga legislatif.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan bahwa LKPJ 2025 menggambarkan sejumlah pencapaian pembangunan yang menggembirakan di Kota Tangerang. Ia menekankan bahwa berbagai keberhasilan yang diraih merupakan buah dari sinergi dan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, masyarakat luas, serta kalangan media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, laporan yang kami sampaikan menunjukkan adanya peningkatan di berbagai sektor. Ini merupakan hasil dari kebersamaan yang kita bangun dengan semangat kolaborasi pentahelix, di mana semua pihak harus terlibat aktif,” ujar Sachrudin.
Sachrudin juga menambahkan, sejumlah program unggulan seperti Gampang Kerja, Gampang Sembako, dan Gampang Sekolah telah memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan akses layanan bagi warga.
“Program Gampang Kerja berperan penting menurunkan pengangguran melalui berbagai kegiatan, antara lain melalui pelaksanaan job fair 12 kali setahun, dengan 8.240 pencari kerja berhasil memperoleh pekerjaan dari 20.000 lowongan yang tersedia,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menjelaskan, secara umum capaian indikator makro Kota Tangerang pada tahun 2025 menunjukkan tren positif. Ia menyebutkan, hampir seluruh indikator mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dari sisi indikator makro seperti IPM, penyerapan tenaga kerja, rasio gini hingga PDRB, sebagian besar telah mencapai target. Meski laju pertumbuhan ekonomi belum memenuhi target, namun tetap mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024,” jelas Rusdi.
Rusdi juga mengapresiasi efektivitas program Gampang Kerja yang dinilai mampu menekan angka pengangguran secara signifikan.
“Ke depan, DPRD akan melakukan kajian lebih mendalam untuk memastikan program-program yang memiliki dampak besar dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan,” tutupnya. (/js)





















