Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

- Author

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Saat melayat Mantan Ketua Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Katedral Jakrta Almarhum Christoforus Rea, (Foto: Ist)

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Saat melayat Mantan Ketua Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Katedral Jakrta Almarhum Christoforus Rea, (Foto: Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA -Duka menyelimuti sejumlah kalangan lintas komunitas di Ibu Kota atas wafatnya Christoforus Rea, sosok yang dikenal aktif merawat jembatan dialog antarumat beragama.

Mantan Ketua Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Katedral Jakarta itu meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026), setelah menjalani perawatan akibat sakit.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, turut menyampaikan belasungkawa secara langsung dengan melayat ke rumah duka di RS St. Carolus, Jumat (20/3/2026). 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia hadir didampingi Camat Senen, Erik, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat perkotaan yang majemuk.

“Almarhum merupakan figur yang konsisten membangun komunikasi lintas iman. Kontribusinya sangat terasa dalam memperkuat nilai toleransi di Jakarta,” ujar Arifin di lokasi.

Rangkaian penghormatan terakhir diawali dengan Misa Requiem yang digelar pada Kamis malam di Ruang Gabriel E, lantai 6 Rumah Duka RS St. Carolus. 

Baca Juga :  STIAMI-Kowantara Gandeng Bank Jakarta Syariah, Akses KUR UMKM Semakin Luas

Ibadah tersebut dipimpin oleh Romo Deo SJ dan dihadiri keluarga, sahabat, serta sejumlah tokoh lintas agama.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Misa Tutup Peti pada Jumat, yang dipimpin oleh Romo Yudo SJ.

Usai seluruh rangkaian ibadah, jenazah Christoforus Rea dimakamkan di TPU Pondok Kelapa.

Sosok yang akrab disapa Cristo itu dikenal luas sebagai penggerak dialog dan kerja sama lintas komunitas. 

Melalui perannya di HAAK, ia aktif menginisiasi berbagai kegiatan sosial dan forum kebersamaan yang mempertemukan beragam kelompok masyarakat.

Kepergiannya dinilai meninggalkan jejak penting dalam upaya merawat keberagaman di Jakarta, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ruang dialog di tengah perbedaan.

Berita Terkait

Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum
Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik
Peran Jurnalisme Dalam Memitigasi Persoalan Kemanusiaan
Menakar Batas Kebebasan Pers di Tengah Jerat UU ITE Era Digital
DSA dr Terawan Menjadi Magnet Bagi Penanganan Stroke dan Pembuluh Darah Tingkat Lanjut di RSPPN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:13 WIB

Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:20 WIB

Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:02 WIB

Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:10 WIB

Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik

Berita Terbaru