Hasil Sidang Pleno Rais Aam, Putuskan Gus Yahya Tetap Ketua Umum PBNU

Hasil Sidang Pleno Rais Aam, Putuskan Gus Yahya Tetap Ketua Umum PBNU

- Author

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Miftachul Akhyar,saat memimpin Rapat Pleno di Gedung PBNU Jakarta, Kamis (29/1/2926). (Foto : PBNU)

KH Miftachul Akhyar,saat memimpin Rapat Pleno di Gedung PBNU Jakarta, Kamis (29/1/2926). (Foto : PBNU)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Kabar baik datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rais Aam PBNU akhirnya memulihkan kembali status KH Yahya Cholil Staqut (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU.

Pemulihan tersebut merupakan hasil Rapat Pleno Rais Aam PBNU yang dipimpin langsung KH Miftachul Akhyar, di Gedung PBNU Jakarta, Kamis (29/1/2926).

KH Miftachul Akhyar mengatakan, pelaksanaan rapat pleno kali ini memang sangat mendesak. Guna menjaga keutuhan jami’yah di tengah agenda besar NU serta kebencanaan Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan pleno ini sangat mendesak. Mestinya undangan disampaikan tujuh hari sebelumnya sesuai aturan. Tetapi kami melihat banyak agenda besar yang harus kita putuskan dan kita lakukan secara bersama sama,” kata KH Miftachul Akhyar.

Ulama yang kerap disapa Kiai Miftach ini menyebut, kebersamaan pengambilan keputusan merupakan spirit utama sesuai hasil Muktamar ke 34 di Lampung.

Serta kepengurusan hasil pergantian antar waktu (PAW) yang telah disepakati sebelumnya.

Baca Juga :  Pastikan Bantuan Kemensos Mengalir ke Pengungsi, Mensos Gus Ipul Dampingi Presiden di Lokasi Banjir

“Semua kita kembalikan seperti semula. Ini membuat kita lebih dewasa dalam berorganisasi. Waktu di Lampung dulu, kami pun pernah mengambil kebijakan seperti ini,”ujar Kiai Miftach.

Dalam rapat pleno tersebut, Kiai Miftach mengajak peserta untuk menerima permohonan maaf ketua Umum PBNU Gus Yahya. Atas persoalan yang sebelumnya menjadi polemik publik.

“Saya mengusulkan agar rapat pleno menyepakati untuk menerima permohonan maaf KH Yahya Cholil Staquf atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN serta pengelolaan keuangan PBNU yang belum memenuhi akuntabilitas,” jelasnya.

Selain mengembalikan posisi Gus Yahya, dalam rapat juga menerima pengembalian mandat KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU.

Rais Aam mengatakan, jika pengembalian mandat tersebut disampaikan secara resmi melalui surat tertulis.

“Kita menerima pengembalian mandar dari KH ,Ulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum. Saya menerima suratnya dan kami mengucapkan terima kasih atas langkah yang sangat terhormat Iki,” tutupnya.

Berita Terkait

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:29 WIB

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Oleh-oleh Favorite dari Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:37 WIB

Kesehatan

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:12 WIB