Krisis Literasi, Mahasiswa USU Gagas Perpustakaan Futuristik Berbasis MR dan AI

Krisis Literasi, Mahasiswa USU Gagas Perpustakaan Futuristik Berbasis MR dan AI

- Author

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perpustakaan masa depan bertajuk Literacy Catalyst Building yang digagas oleh salah satu kelompok mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Foto: Istimewa)

Perpustakaan masa depan bertajuk Literacy Catalyst Building yang digagas oleh salah satu kelompok mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, MEDAN – Menyikapi kondisi darurat literasi di Indonesia, sekelompok mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU) menggagas inovasi perpustakaan masa depan bertajuk Literacy Catalyst Building.

Perpustakaan ini dirancang dengan mengintegrasikan teknologi Mixed Reality (MR), Artificial Intelligence (AI), dan robotika, serta dibangun dengan pendekatan arsitektur biofilik yang ramah lingkungan.

Berdasarkan data UNESCO, Indonesia termasuk negara dengan tingkat literasi sangat rendah, yakni menempati peringkat ke-100 dari 208 negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus di Provinsi Sumatera Utara, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tahun 2023 tercatat hanya 56,10, masih di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 64.

Inovasi perpustakaan masa depan bertajuk Literacy Catalyst Building ini digagas oleh tim mahasiswa yang dipimpin oleh Abdillah Sani Lubis.

Abdillah mengatakan, tim mahasiswa yang dipimpin olehnya ingin mengubah wajah perpustakaan menjadi lebih interaktif dan relevan bagi generasi digital.

“Nantinya, inovasi perpustakan masa depan yang kami gagas ini memiliki tujuan untuk mengubah wajah perpustakaan menjadi lebih interaktif dan relevan bagi generasi digital,” ujar Abdillah, Jum’at (22/08/2025).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa nantinya gedung dirancang secara khusus dengan integrasi tiga teknologi utama: Mixed Reality (MR), Artificial Intelligence (AI), dan robotika.

Tak hanya itu, pendekatan desainnya pun menggunakan arsitektur biofilik, yaitu desain yang menghubungkan manusia dengan elemen-elemen alami seperti pencahayaan alami, ventilasi silang, taman hijau, dan material ramah lingkungan.

Baca Juga :  Terima Rosan Roeslani Presiden Prabowo Bahas Progres Kampung Haji Indonesia di arab Saudi dan Hunian Korban Bencana Sumatera

Fitur Unggulan Perpustakaan Masa Depan Bertajuk Literacy Catalyst Building

Beberapa fitur unggulannya antara lain:

  1. VirtuShelf: Ruangan berbasis teknologi Mixed Reality yang memungkinkan pengunjung membaca sambil menikmati animasi, suara, dan visual yang bergerak mengikuti isi bacaan;
  2. Audio Dialogue Room: Ruang diskusi interaktif dengan kecerdasan buatan yang mampu menjawab pertanyaan pengunjung tentang isi buku secara real-time, baik dalam bentuk teks maupun suara;
  3. NaviLibro: Robot pemandu berbasis RFID/NFC yang akan mengantar pengunjung langsung ke rak buku yang dicari secara otomatis;

Perpustakaan ini akan dibangun di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun, yang kini menjadi fokus revitalisasi oleh tim.

Tak hanya sebagai pusat bacaan, bangunan ini diharapkan menjadi ruang edukasi, kreasi, dan kolaborasi yang inklusif dan menyenangkan.

Literacy Catalyst Building dirancang bukan hanya sebagai konsep, tetapi juga sebagai bangunan nyata yang bisa didirikan di seluruh Indonesia yang menghadirkan ruang belajar yang inklusif, edukatif, dan membangkitkan semangat literasi di seluruh indonesia.

Sebagai bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Video Gagasan Konstruktif, proyek ini juga didukung dengan produksi video edukatif serta kampanye rutin di media sosial hingga akhir tahun 2025.

Inovasi ini diyakini mampu mendorong peningkatan minat baca hingga 60% dan menjadi langkah konkret dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, sekaligus tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 4 (pendidikan berkualitas), 9 (inovasi dan infrastruktur), dan 11 (kota berkelanjutan).**

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB