Gandeng Kementras, Kemensos Bangun Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Gandeng Kementras, Kemensos Bangun Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

- Author

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat  konferensi pers . (Foto : Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat konferensi pers . (Foto : Kemensos)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) telah menjalin kolaborasi strategis untuk pemerataan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah transmigrasi, khususnya di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T).

Kolaborasi Kemensos dan Kemensos fokus pada pendirian membangun Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf sapaan akrabnya Gus Ipul, menyatakan bahwa hal ini merupakan komitmen pemerintah untuk memperkuat pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan daerah 3T.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu yang kita bicarakan adalah bagaimana ke depan kita punya rencana bersama mendirikan Sekolah Rakyat di daerah transmigrasi. Itu yang akan kami mulai,” ujar Gus Ipul, di kantor Kemensos, Jakarta,  Kamis (7/8/2025)

Sementara dari Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa kolaborasi Kementrans dan Kemensos ini, dalam rangka pemerataan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan transmigrasi. 

“Kami dari Kementerian Transmigrasi sangat senang sekali bisa berkolaborasi. Kami mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Bapak Presiden melalui Kemensos. Kami ingin melakukan sinergi dan kolaborasi untuk membangun sekolah-sekolah rakyat di kawasan transmigrasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Rapat Bersama Presiden, Mensos Beberkan Penanganan Korban Unjuk Rasa

Sebagai langkah awal, kedua Kementerian akan melakukan sosialisasi dan analisis lokasi untuk menentukan titik-titik proyek seperti di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua akan menjadi prioritas utama.

 “Saat ini kami fokus pada transmigrasi di era Bapak Presiden Prabowo Subianto, tidak hanya soal perpindahan penduduk, tapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan di kawasan transmigrasi melalui industrialisasi, hilirisasi, dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Selain itu Menteri Transmigrasi atau Mentrans mengatakan bahwa pendidikan adalah kunci penting dalam hidup untuk mencapai tujuan. 

“Pendidikan menjadi kunci yang sangat penting sekali. Jika program-program antar kementerian bersinergi dan berkolaborasi, ini juga akan menurunkan angka kemiskinan, sehingga investasi negara di kawasan transmigrasi menjadi efektif dan efisien untuk kemakmuran bangsa,” pungkasnya. (eki)

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB