Wali Kota Jakpus Pastikan Program Hapus Tato Gratis Dievaluasi Demi Jangkau Lebih Banyak Warga

Wali Kota Jakpus Pastikan Program Hapus Tato Gratis Dievaluasi Demi Jangkau Lebih Banyak Warga

- Author

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bersama Baznas Bazis DKI Jakarta menggelar Gebyar Muharram di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (29/6). Salah satu program yang paling menyita perhatian masyarakat adalah layanan hapus tato gratis yang diikuti ratusan warga, termasuk peserta dari luar Jakarta.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, didampingi Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, meninjau langsung pelaksanaan layanan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram sekaligus peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.

“Layanan hapus tato ini berlangsung selama dua hari dengan kuota 100 peserta. Respons masyarakat sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari Ciputat hingga Tangerang Selatan untuk mengikuti program ini,” kata Arifin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifin menjelaskan, layanan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menghapus tato sebagai bagian dari proses perubahan diri atau hijrah. Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa biaya penghapusan tato masih menjadi kendala bagi sebagian warga.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Pemkot Jakpus Gelar Sosialisasi dan Coaching Clinic P3S

Arifin mengungkapkan, banyak peserta yang telah mengikuti layanan serupa beberapa kali karena proses penghapusan tato memerlukan tindakan berulang. Bahkan, ada warga yang telah menjalani hingga sepuluh kali sesi penghapusan melalui program Baznas Bazis DKI Jakarta.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Banyak masyarakat berharap layanan seperti ini bisa diperluas karena manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Arifin juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar mempertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan membuat tato. Sebab, proses menghapusnya membutuhkan waktu panjang, biaya besar, dan tidak lepas dari rasa sakit.

Salah seorang peserta, Susi (36), warga Serdang, Kemayoran, mengaku terbantu dengan layanan gratis tersebut. Sebelumnya, ia sempat menjalani penghapusan tato di rumah sakit, namun harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Alhamdulillah, sekarang ada program dari Baznas Bazis dan Pemkot Jakarta Pusat, jadi saya bisa melanjutkan proses penghapusan tanpa terbebani biaya,” tuturnya.

Melalui Gebyar Muharram, Pemkot Jakarta Pusat berharap program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat terus diperluas, sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat kepedulian dan perubahan ke arah yang lebih baik.

Berita Terkait

Apel Cipta Kondisi KRYD Tiga Pilar, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Setelah Kejaksaan Agung, DPD GMNI – PMII Jakarta Resmi Laporkan Dugaan Korupsi KDMP Rp59,23 Triliun ke KPK
Gelar Aksi Ketiga, Aliansi Mahasiswa Jakarta Serahkan Bukti Dugaan Korupsi KDMP Rp 112 Triliun ke Kejagung
Deodatus Sunda Se Pimpin DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026-2028, Eks Ketua GMNI Trisakti Jadi Sekretaris
GMNI Jakarta Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Program KDMP, Desak Kejagung Usut Tuntas
Pemkot Jakpus Gandeng Berbagai Pihak Bantu Korban Kebakaran di Tanah Tinggi
GMNI DKI Jakarta Kecam Vonis Ringan Pelaku Penembakan Anak di Medan, Soroti Krisis Profesionalisme TNI
DPD GMNI DKI Jakarta Serahkan Amicus Curiae ke MK, Tegaskan Supremasi Sipil dan Semangat Reformasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:58 WIB

Wali Kota Jakpus Pastikan Program Hapus Tato Gratis Dievaluasi Demi Jangkau Lebih Banyak Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:11 WIB

Apel Cipta Kondisi KRYD Tiga Pilar, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:35 WIB

Setelah Kejaksaan Agung, DPD GMNI – PMII Jakarta Resmi Laporkan Dugaan Korupsi KDMP Rp59,23 Triliun ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:35 WIB

Gelar Aksi Ketiga, Aliansi Mahasiswa Jakarta Serahkan Bukti Dugaan Korupsi KDMP Rp 112 Triliun ke Kejagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Deodatus Sunda Se Pimpin DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026-2028, Eks Ketua GMNI Trisakti Jadi Sekretaris

Berita Terbaru