Tak Bisa Digunakan Usai Sebut Jokowi Bukan Alumni UGM, AI Lisa Dipecat?

Tak Bisa Digunakan Usai Sebut Jokowi Bukan Alumni UGM, AI Lisa Dipecat?

- Author

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Artificial Intelligence (AI) bernama Lean Intelligent Service Assistant (Lisa) milik Universitas Gadjah Mada (UGM) viral usai menyebut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan lulusan UGM.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Lisa merespon pertanyaan “Jokowi alumni UGM”, dari seseorang, sebagai berikut:

“Joko Widodo bukan alumni Universitas Gadjah Mada. Beliau menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada pada Fakultas Kehutanan, tetapi tidak lulus dari sana. Sebagai seorang tokoh nasional, beliau memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan menjabat sebagai Presiden Indonesia”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan  Kumparan, Jumat (05/12/2025) terlihat sejumlah orang berkerumun di depan Lisa sekitar pukul 11.00Wib.

Salah satu dari mereka membenarkan sedang meng-update AI Lisa tetapi enggan untuk diwawancarai.

Beberapa saat setelahnya ketika kumparan hendak mencoba AI Lisa tertulis dalam layar sedang meningkatkan layanan.

“Halo, saya Lisa. Saat ini layanan sedang ditingkatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik. Terima kasih telah menunggu. LISA akan segera kembali,” begitu tulisan yang tertera di layar.

Lisa tak merespons ketika ditanya melalui mikrofon. Hanya tampak avatar Lisa berkedip-kedip dan melambaikan tangan.

Tanggapan UGM Tentang Jawaban AI Lisa Tidak Konsisten

Terkait AI Lisa, Juru Bicara UGM,  Dr. I Made Andi Arsana memberikan respons. Dia membenarkan LISA merupakan hasil karya UGM melalui kerja sama dengan Botika.

Baca Juga :  Jangan Hanya Jokowi, Formasi Kagama Minta Keabsahan Pendidikan Gibran Perlu di Verifikasi, Ini Alasannya 

“LISA merupakan bagian dari sebuah program komprehensif bertajuk UGM University Services yang dikembangkan oleh Biro Transformasi Digital dan Direktorat Kemahasiswaan UGM untuk memberikan layanan terintegrasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum,” kata Made Andi dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis (04/12/2025).

Andi mengklaim, informasi yang disajikan Lisa tentang Joko Widodo terlihat tidak konsisten.

“Lisa menyatakan Joko Widodo bukan alumni tetapi juga menyatakan bahwa beliau menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM. Di sini terlihat bahwa informasi kedua ini membantah informasi pertama,” katanya.

Inkonsistensi juga terlihat pada informasi yang menyebut Joko Widodo tidak lulus, padahal sebelumnya disebut telah menyelesaikan pendidikan di UGM.

“Inkonsistensi informasi yang disajikan Lisa merupakan penegasan bahwa Lisa memang tidak dirancang untuk menjawab pertanyaan tentang kelulusan seseorang. Selain itu, hal ini juga mengonfirmasi bahwa Lisa memang sedang belajar untuk terus meningkatkan kemampuannya,” katanya.

Tanggapan Netizen Melihat Kejanggalan AI Lisa yang Sedang Tidak Bisa Digunakan

Menanggapi terkait video viral AI Lisa yang sedang tidak bisa digunakan tersebut, beberapa netizen ikut merespon.

Pada kolom komentar postingan X milik Gelora. Akun bernama @Didikj*** ikut mengomentari hal tersebut.

“Mungkin ini satu-satunya Artificial Intelligence yg “dipecat” karena mengatakan yang sebenarnya. Wapres yang kerap mempromosikan tentang AI itu pasti kecewa dan sedih,” ucapnya.

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB