Hari Santri 2025, Muhaimin Iskandar : Santri Mengawal Peradaban Dunia dari Titik Nol Islam Nusantara

Hari Santri 2025, Muhaimin Iskandar : Santri Mengawal Peradaban Dunia dari Titik Nol Islam Nusantara

- Author

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat memberikan doa dalam perayaan Hari Santtri 2025 . (Foto : PKB)

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat memberikan doa dalam perayaan Hari Santtri 2025 . (Foto : PKB)

JEJAKNARASI.ID, SIBOLGA – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 berlangsung penuh makna dan spiritualitas. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, rangkaian acara diawali dengan kunjungan ke SPPG Tapteng Pandan Aek Tolang 1 untuk melihat langsung proses penyiapan dan penyajian program makan bergizi gratis.

Dari sana, rombongan menapaki 700 lebih anak tangga menuju makam panjang Syekh Mahmud Barus, ulama besar penyebar Islam awal di pesisir barat Sumatera. Meski jalannya terjal dan menanjak, semangat juang santri tak surut. Mereka meyakini setiap langkah adalah ziarah ruhani, sebuah perjalanan menelusuri jejak para aulia untuk meneguhkan kembali makna perjuangan dan pengabdian.

Perjalanan spiritual itu berlanjut ke Makam Syekh Ruknuddin di Mahligai, tempat para peziarah menundukkan kepala dalam doa, menautkan ruh perjuangan masa lalu dengan tekad kebangsaan masa kini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak peringatan berlangsung tepat 22 Oktober 2025 di Lapangan Titik Nol Islam Nusantara, Barus, kawasan yang dipercaya sebagai gerbang pertama masuknya Islam ke Nusantara. Di hadapan ribuan peserta, Gus Muhaimin menyampaikan pesan monumental.

“Santri bukan hanya benteng moral bangsa, tetapi juga aktor peradaban global. Dari Barus, dari bumi para aulia, kita teguhkan tekad untuk mengawal Indonesia merdeka dan memberi cahaya bagi dunia,” ujar Gus Muhaimin yang juga Menko Pemberdayaan Masyarakat.

Baca Juga :  Bangun Dapur SPPG 2,6M Per Titik, Direktur MBG Tangerang Zona A: Kemajuan Bangsa Dimulai dari Gizi dan Pola Pikir 

Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti seluruh peserta. Dari Barus, simbol pertemuan peradaban, gema Hari Santri 2025 bergema kuat: santri adalah kekuatan spiritual, intelektual, dan kultural yang siap membawa Indonesia menuju peradaban dunia.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB KH Maman Imanulhaq, menilai Hari Santri adalah momentum untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga iman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Santri bukan hanya ahli ibadah, tapi juga agen perubahan sosial. Mereka harus membawa nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, berpadu dengan semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” ujar Kiai Maman.

Menurut Kiai Maman yang juga Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi Majalengka itu, tantangan globalisasi menuntut santri untuk memiliki kecakapan baru, baik dalam ilmu pengetahuan, teknologi, maupun kepemimpinan sosial. Pesantren, kata Kiai Maman, perlu terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan akar tradisi dan nilai-nilai keislaman.

“Kemandirian santri dan pesantren harus menjadi agenda nasional. Dari pesantren, lahir generasi yang religius, mandiri, dan inovatif untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang berperadaban,” tambahnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 diisi dengan apel akbar, doa bersama, dan peluncuran gerakan “Santri Tangguh untuk Indonesia Maju” yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat fondasi moral serta kemajuan bangsa.**

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Belum Tentu Cair Bulan Juni 2026, Ini Dasar Hukumnya
Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Minggu, 26 April 2026 - 14:49 WIB

Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB