Presiden Prabowo Tegaskan Bantuan Pangan ke Palestina sebagai Diplomasi Kemanusiaan

Presiden Prabowo Tegaskan Bantuan Pangan ke Palestina sebagai Diplomasi Kemanusiaan

- Author

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden  Prabowo Subianto . (Foto ; Sesneg)

Presiden Prabowo Subianto . (Foto ; Sesneg)

JEJAKNARASI.ID JAKARTA – Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai bangsa besar yang peduli terhadap perdamaian dunia. Di tengah konflik berkepanjangan yang menimpa Palestina, pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan pangan bagi warga Palestina sebagai wujud nyata diplomasi kemanusiaan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kekuatan pangan nasional yang kini semakin kokoh telah memberi ruang bagi Indonesia untuk hadir membantu negara lain yang tengah mengalami penderitaan akibat perang dan krisis kemanusiaan.

Usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Mesir, Presiden berbicara kepada awak media di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita kirim bantuan, kita kirim kapal, kita kirim Hercules berkali-kali. Kita juga kirim bantuan pangan cukup besar, ribuan ton beras kita kirim. Dan kita terus commit untuk mendukung ini,” kata Presiden, Selasa (14/10/2025).

Lebih jauh, Presiden menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap Palestina bukan sekadar wacana politik, melainkan aksi nyata yang lahir dari komitmen panjang bangsa Indonesia terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.

“Memang ini tekad kita sebagai bangsa. Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda,” ujar Prabowo dengan tegas.

Melalui forum-forum internasional dan kerja sama diplomatik, lanjut Presiden, Indonesia ingin memainkan peran lebih aktif dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah, sekaligus memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat berjalan beriringan dengan kekuatan pangan nasional.

Mendukung pernyataan Presiden, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa langkah kemanusiaan tersebut hanya bisa dilakukan karena pondasi ketahanan pangan nasional kini berada pada level terkuat dalam sejarah Indonesia.

Baca Juga :  HPMI Yordania Gelar Irbid Expo 2025, Datangkan Anies Baswedan Hingga Penggalangan Dana Untuk Pengungsi Palestina

Menurut Amran, stok cadangan beras pemerintah saat ini telah menembus lebih dari 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dengan proyeksi produksi nasional mencapai 33,12 juta ton hingga November 2025. Angka ini sejalan dengan prediksi lembaga dunia seperti USDA yang memperkirakan produksi Indonesia akan menembus 34,6 juta ton hingga akhir tahun.

“Alhamdulillah, cadangan beras pemerintah kita saat ini mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan kita makin kokoh. Produksi beras nasional juga meningkat signifikan, sejalan dengan perkiraan BPS dan sesuai dengan prediksi USDA dan FAO,” ujar Mentan Amran.

Amran menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata hasil kebijakan pangan nasional yang kini benar-benar berorientasi pada produksi dalam negeri. Pemerintah, kata dia, telah mampu menghentikan ketergantungan terhadap impor beras medium yang selama bertahun-tahun membebani anggaran negara.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, kita masih impor. Sekarang tidak lagi. Ini hasil dari gagasan besar Bapak Presiden RI, mulai dari regulasi, kolaborasi, sampai eksekusi, semua menjadi kenyataan,” tambahnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini sekaligus menjadi fondasi bagi diplomasi pangan Indonesia di tingkat global. Dengan cadangan yang aman dan produksi yang terus meningkat, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan rakyatnya, tetapi juga berkontribusi terhadap perdamaian dunia melalui bantuan pangan.

“Kekuatan pangan nasional kini menjadi alat diplomasi yang bermartabat. Saat bangsa lain kesulitan pangan, Indonesia bisa hadir membantu tanpa mengganggu kebutuhan dalam negeri. Petani Indonesia hari ini bukan hanya memberi makan bangsa sendiri, tetapi juga dunia. Kita kuat, kita mandiri, dan kita peduli,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN
Sosok Dibalik Tertangkapnya Dadan Cs Oleh Kejagung
Legalitas Polri di Program Pangan dan MBG Dibela Pakar
Anies Baswedan Bongkar Sosok Dino Patti Djalal: Bukan Pejabat Karbitan
Siapa Sih Habiburokhman yang Sebut Dino Patti Djalal Sok Paling Kemlu Sedunia, Berikut Profilnya
Dino Patti Djalal Kritik Prabowo Soal Kunker Luar Negeri, Habiburokhman: Jangan Sok Paling Kemenlu
Aktivis Sosial Bongkar Celah Masuk Judol Sampai Menyasar Anak-anak
Mantan Menhan Era Jokowi Ryamizard Ryacudu Tutup Usia
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:36 WIB

Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:21 WIB

Sosok Dibalik Tertangkapnya Dadan Cs Oleh Kejagung

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:55 WIB

Legalitas Polri di Program Pangan dan MBG Dibela Pakar

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:16 WIB

Anies Baswedan Bongkar Sosok Dino Patti Djalal: Bukan Pejabat Karbitan

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:39 WIB

Siapa Sih Habiburokhman yang Sebut Dino Patti Djalal Sok Paling Kemlu Sedunia, Berikut Profilnya

Berita Terbaru