Bangun Tandon Cibadak, Bupati Tangerang Dorong Penambahan Infrastruktur Pengendali Banjir 

Bangun Tandon Cibadak, Bupati Tangerang Dorong Penambahan Infrastruktur Pengendali Banjir 

- Author

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, tinjau pembangunan tandon Cibadak (Foto: Istimewa)

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, tinjau pembangunan tandon Cibadak (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), terus menggenjot pembangunan tandon sebagai infrastruktur pengendali banjir, serta penambahan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu proyek strategis yang tengah digarap adalah pembangunan Tandon Cibadak di Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, yang telah memasuki tahap pertama.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyampaikan padatnya pemukiman di Kabupaten Tangerang mendorong pemerintah untuk segera menyiapkan infrastruktur pengendali banjir. Salah satunya dengan memanfaatkan fasos dan fasum untuk pembangunan tandon air dan ruang terbuka hijau.

“Saya minta fasos dan fasum seperti tandon ini dijaga bersama. Selain untuk menampung air saat musim hujan, kawasan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau,” ujar Bupati, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan, Tandon Cibadak dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi, dengan kapasitas tampung sekitar 7.762 meter kubik air. Menurut Iwan, pembangunan tandon ini dilakukan secara bertahap.

“Tahap pertama sudah selesai dan langsung bisa digunakan. Meski kapasitasnya belum optimal, ini sudah membantu menanggulangi banjir di Desa Cibadak dan sekitarnya. Tahap kedua masih menunggu proses pembebasan lahan,” jelasnya.

Baca Juga :  Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2025 Resmi Dibuka, Begini Syarat Daftarnya

Iwan menambahkan, tandon ini penting untuk menjaga akses jalan antara Desa Cibadak dan Desa Pasirandu, yang kerap terputus saat banjir besar melanda wilayah Kecamatan Cikupa.

Selain itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) juga menargetkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di 86 titik sepanjang tahun 2025. Proyek tersebut meliputi 73 ruas jalan dan 13 jembatan yang tersebar di 29 kecamatan.

Iwan Firmansyah, mengatakan pembangunan ini difokuskan pada pemeliharaan jalan rusak berat serta pembangunan jembatan baru demi menunjang konektivitas wilayah.

“Kami fokus pada peningkatan akses jalan dan jembatan. Total ada 86 titik pembangunan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Iwan.

Menurutnya, proyek infrastruktur ini akan menggunakan metode konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing lokasi. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 3 hingga 6 bulan, tergantung cuaca dan kondisi di lapangan.

“Kalau tidak ada hambatan cuaca atau teknis, pengerjaan bisa selesai lebih cepat,” jelasnya. *

Berita Terkait

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang
Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga
Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos
Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah
Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik
Pagelaran Seni Akbar Tahun 2026 Santri Pondok Pesantren Daar El-Huda Berlangsung Meriah
Dari Masjid untuk Umat: UPZ Al-Ikhlas Tangerang Tunjukkan Kekuatan Zakat Transparan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:48 WIB

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:14 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:24 WIB

Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00 WIB

Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Kejutan untuk UMKM di Jakarta Fair, Pertamina Bagikan Bright Gas Gratis

Senin, 22 Jun 2026 - 06:12 WIB