Dorong Transisi Energi, FIM-PII Gelar Energy Young Professional Network Volume 1

Dorong Transisi Energi, FIM-PII Gelar Energy Young Professional Network Volume 1

- Author

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum FIM PII  Ir. Isditya Pratama Putra, S.T, IPM. (nomor dua dari kiri) didampingi jajarannya  saat foto bersama para pemateri. (Foto: Ist)

Ketua Umum FIM PII Ir. Isditya Pratama Putra, S.T, IPM. (nomor dua dari kiri) didampingi jajarannya saat foto bersama para pemateri. (Foto: Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII), Minggu (1/6/2025) di Jakarta resmi meluncurkan kegiatan perdana bertajuk “Energy Young Professional Network” (EYPN) edisi pertama. Peluncuran tersebut mengambil tema  “Potensi Energi Baru Terbarukan dalam Ketahanan Energi Nasional”.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi FIM-PII dengan Keluarga Alumni Gajah Mada Tangerang Selatan. Forum ini menjadi ruang terbuka bagi para profesional muda, akademisi, peneliti, pelaku industri untuk berbagi pandangan dan membangun kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan dan peluang transisi energi di Indonesia. 

Direktur Eksekutif Badan Khusus Forum Energi, EBT, SDA, Hilirisasi, dan Perubahan Iklim FIM PII Ir. Rifqi Taufiqurrahman,S.T, M.T menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan anak-anak muda terhadap masa depan energi nasional. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin EYPN menjadi langkah awal-starting point-untuk membagun jaringan professional muda di bidang energi, yang tidak berpikir secara teknis, tetapi strategis dan dan berorientasi pada solusi. Forum ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi antara akademisi, professional, industri dan pemerintah, kita bisa menciptakan ekosistem energi baru terbarukan yang kuat dan berdaya saing,” ungkap Rifqi dalam sambutannya dikutip Selasa (3/6/2025).

Di tempat yang sama, Ketua Umum FIM PII  Ir. Isditya Pratama Putra, S.T, IPM. menyampaikan harapannya, agar forum ini bisa menjadi penghubung strategis antara komunitas insinyur muda  dengan para pengambil kebijakan, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 “Besar harapan kita FIM PII dapat menjadi stakeholder yang dilibatkan secara aktif oleh Kementerian ESDM, karena kami adalah wadah para insinyur yang siap berkontribusi dalam pembangunan sektor energi nasional,” tegas Isditya. 

Baca Juga :  Brimob Sumatera Selatan Gelar Brimob Challenge 2025 untuk Tingkatkan Skill Personel

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat FIM PII, Ir. Haudhi Ramdayuza, ST, IPM, ASEAN.Eng dengan tegas mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh FIM-PII. Oleh karena itu dalam kesempatan tersebut dirinya selain memberikan arahan juga memberikan motivasi kepada para peserta yang hadir.

“Saya berharap FIM-PII  terus aktif mengambil peran dalam proses transisi energi nasional, tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai agen perubahan,” tegasnya.

Sesi utama, Izhari Mawardi, menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai arah transisi energi nasional 2025. Serta membahas secara mendalam peluang yang dapat dimanfaatkan dan tantangan yang harus dihadapi. Diskusi panel turut menghadirkan nama-nama berpengaruh dari lintas sektor.

Sebagai informasi kegistana diskusi panel ini  menghadirkan nama-nama berpengaruh dari lintas sektor seperti : 

  • Moshe Rizal – Ketua Komite Investasi ASPERMIGAS, membahas tantangan dan potensi energi terbarukan jika dikomparasikan dengan energi fosil. 
  • Deni Shidqi – Peneliti BRIN, mengangkat pentingnya Inovasi, riset dan pengembangan energi hidrogen.
  • Mauliddin Sinaga – Direktur PT Intergy Indonesia, membagikan terkait pontensi dan tantangan pemanfaatan energi nuklir di Indonesia. 
  • Andree Harahap – VP Business Development Pertamina NRE, menyoroti potensi bisnis dalam dekarbonisasi dan pengembangan energi baru terbarukan. Acara ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan. Lebih dari sekadar seminar, EYPN Vol. 1 membuktikan bahwa suara dan kontribusi anak muda sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan energi masa depan Indonesia.

Acara ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan. Lebih dari sekadar seminar, EYPN Vol. 1 membuktikan bahwa suara dan kontribusi anak muda sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan energi masa depan Indonesia. **

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Belum Tentu Cair Bulan Juni 2026, Ini Dasar Hukumnya
Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Minggu, 26 April 2026 - 14:49 WIB

Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB