Akui Bukan Dirinya Dosen Pembimbing Jokowi, Kasmudjo: Saat Itu Saya Masih Jadi Asdos 

Akui Bukan Dirinya Dosen Pembimbing Jokowi, Kasmudjo: Saat Itu Saya Masih Jadi Asdos 

- Author

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir. Kasmudjo (Foto: 1st)

Ir. Kasmudjo (Foto: 1st)

Jejaknarasi.id, Jakarta – Dosen pembimbing akademik mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi ), Kasmudjo, menyebut pertemuan dengan mantan mahasiswanya tersebut pada Selasa (13/05/2025) yang lalu, sama sekali tak menyinggung soal ijazah dan polemiknya.

Menurutnya, itu adalah pertemuan pertama mereka setelah sekian tahun. Jokowi datang ke rumahnya kemarin pagi dan keduanya berbincang selama kurang lebih 45 menit.

Selama pertemuan itu pula, Kasmudjo mengatakan, Jokowi juga membawa topik seputar polemik ijazah sarjana Fakultas Kehutanan yang dikeluarkan oleh UGM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Enggak, enggak. Sama sekali (tidak diperbincangkan),” kata Kasmudjo saat ditemui di kediamannya, Pogung, Mlati, Sleman, DIY, Rabu (14/05/2025).

Lebih lanjut, Kasmudjo menyebut dirinya sama sekali tak tahu menahu perihal ijazah sarjana Jokowi yang beberapa waktu belakangan banyak dibicarakan dan dituding palsu. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi.

“Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing (skripsi), tidak mengetahui, tidak ada proses, karena pembimbingnya itu Prof. Sumitro. Pembantunya dan yang nguji ada sendiri, jadi kalau mengenai (tuduhan) ijazah sampai palsu itu saya tidak bisa sama sekali cerita,” bebernya.

Baca Juga :  Larang Wartawan Foto Ijazah, Aktivis TPUA : Jokowi Seperti Rezim Orde Baru

“Dan saya sama sekali belum pernah melihat ijazahnya itu seperti apa, ya saya mau ngomong apa,” sambung Kasmudjo.

Jokowi juga disebut tak menyinggung soal gugatan yang belakangan diajukan ke Pengadilan Negeri Sleman dan masih terkait polemik ijazah.

Kasmudjo masuk dalam salah satu daftar tergugat bersama rektor, empat wakil rektor, serta dekan juga kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM.

Kasmudjo menegaskan bahwa kunjungan Jokowi ke kediamannya kemarin hanya sebatas urusan silaturahmi. Mantan Gubernur Jakarta itu memang pernah berjanji untuk mampir ke rumah Kasmudjo.

Pertemuan mereka berkenalan perbincangan nostalgia semasa keduanya masih sama-sama di UGM.

Kasmudjo mengatakan, saat Jokowi kuliah, dirinya masih menjadi dosen golongan IIIb atau asisten dosen, sehingga belum bisa mengajar langsung dan hanya diperkenankan memberikan pendampingan kepada mahasiswa. Baru tahun 1986 dia naik menjadi golongan IIIc.

“Saya mulai ngajar itu mungkin setelah IIId atau mungkin ke IVa, itu mungkin karena saya punya sebagai ketua laboratorium sendiri, yaitu yang berhubungan dengan non kayu dan mebel, saya ngajar di situ. Artinya produk-produk hutan yang selain dari kayu dan mebel,” paparnya.

 

 

Sumber : CNN Indonesia

Berita Terkait

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Berita Terbaru