Buat Kegaduhan Terkait Pagar Laut, Publik Minta Abu Janda Cs Segera Ditangkap

Buat Kegaduhan Terkait Pagar Laut, Publik Minta Abu Janda Cs Segera Ditangkap

- Author

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Janda CS (Foto : Istimewa)

Abu Janda CS (Foto : Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kontroversi terkait pemanggaran laut pesisir Kabupaten Tangerang yang membentang sepanjang 30,16 kilometer, belakangan membuat heboh publik.

Ada beberapa penggiat media sosial dan tiktoker yang selalu berkoar-koar terkait isu ini. Beberapa diantaranya yaitu Abu Janda, Cocky Castelo dan akun tiktoker bernama Batman Power.

Pasalnya, ketiga orang tersebut dalam vlognya berpendapat menyampaikan pendapatnya yang malah menimbulkan kontroversi dan kritik. Terutama klaim terkait kepemilikan pagar laut tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, mereka selalu berdalih pagar laut tersebut bukan milik pihak lain seperti PIK2 atau Agung Sedayu, melainkan menurut mereka pagar laut tersebut milik para nelayan lokal.

Disatu sisi, dalam vlog milik Abu Janda, ia menambahkan bahwa orang yang menyebut bahwa pagar laut itu milik 9 naga adalah provokator yang mencoba memecah belah bangsa.

“Jadi Pak Prabowo beserta jajarannya, jangan termakan hoaks. Pagar laut ini milik PIK2 atau milik Agung Sedayu ya pak. Pagar laut ini saya pastikan milik nelayan warga sini, pak,” ujar Abu Janda dalam vlognya.

Menanggapi hal itu, Yusuf Muhammad alias Yusuf Dumdum, seorang pegiat media sosial yang sebelumnya sempat bekerja bersama Abu Janda kini memberi kritikan pedas.

Menurut Yusuf Dumdum, dalam vlog tersebut, Abu Janda mewawancarai orang-orang yang diduga bukan berasal dari daerah sekitar pagar laut.

Dia menilai bahwa saksi yang diwawancarai Abu Janda tinggal jauh dari lokasi asli pagar laut yang menjadi bahan perbincangan.

Baca Juga :  Demi Keamanan, Setjen DPR Terbitkan Surat Edaran ASN dan Tenaga Ahli WFH

“Waduh! Menurut nelayan asli Banten, 2 orang yang diajak syuting AJ itu lokasinya di Tanjung Kait. Jauh dari lokasi pagar bambu,” kata Yusuf Dumdum melalui akun Twitter-nya (@yusuf_dumdum).

Di sisi lain, Yusuf Dumdum menuduh Abu Janda telah membayar warga untuk memberikan kesaksian palsu dalam vlog tersebut.

Sementara itu, seorang nelayan asal Tangerang, Banten membantah pernyataan yang menyebut bahwa pagar laut itu dibangun oleh masyarakat.

Nelayan yang belum diketahui namanya itu mengungkapkan, video yang dibuat Abu Janda tidak mencerminkan situasi sebenarnya. Menurutnya, video tersebut direkam di Tanjung Kait, jauh dari lokasi pagar laut.

Abu Janda juga dinilai telah melibatkan orang-orang yang diduga telah dibayar untuk mengaku sebagai nelayan.

“Nih saya kasih tahu ya, Permadi Arya itu syutingnya di Tanjung Kait, jauh dari lokasi pagar bambu. Di tempat makan,” ujar seorang nelayan, dilihat melalui unggahan akun X @yusuf_dumdum Kamis (23/1/2025).

“Di sana ada lima orang, diajak makan, dikasih duit (seorang) Rp100 ribu untuk mengaku sebagai nelayan. Dikira kita enggak tahu kali. Woy, nelayan Banten itu pintar-pintar,” sambungnya.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada Abu Janda agar tidak sembarangan datang ke Banten dengan membuat konten kontroversial.

“Nih, saya kasih tahu ya, untuk Abu Janda, ini Banten, ente jangan asal dateng ke Banten seradak-seruduk kayak maling, bikin konten kayak begitu. Kalau enggak suka, ketemu sama saya di Mauk!” tandasnya. Dikutip dari Gelora.co, Selasa (28/01/2025). **

Berita Terkait

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III Salurkan BPJSK bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Kamis, 24 September 2026 - 07:08 WIB

Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan

Berita Terbaru