Eks Stafsus Kemenkeu Sebut Miftah Punya Mulut Kotor dan Otak Jorok Usai Sebut Yati Pesek L*nte

Eks Stafsus Kemenkeu Sebut Miftah Punya Mulut Kotor dan Otak Jorok Usai Sebut Yati Pesek L*nte

- Author

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Bukan hanya kasus penghinaan terhadap penjual minuman es, kini perlakuan Gus Miftah kembali disorot usai video ucapannya yang mengolok-olok sinden sekaligus pelawak senior, Yati Pesek.

Dari kejadian tersebut, prilaku Miftah semakin disorot oleh publik.

Salah satu yang ikut menyoroti prilakunya tersebut yaitu Eks Staff Khusus Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yustinus Prastowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Makin yakin ini bukan soal khilaf atau biasa bercanda. Miftah ini habitnya sudah buruk,” jelas Yustinus Prastowo dikutip dari akun X pribadinya.

Eks Stafsus Kemenkeu ini juga menyebut, tindakan yang dilakukan oleh Miftah sangat tidak layak untuk diucapkan.

Mengingat, Yati Pesek merupakan sosok yang sangat dihormati di kalangan hiburan pelestarian budaya.

“Otaknya jorok, mulutnya kotor. Bu Yati Pesek ini seniwati senior yang sangat dihormati. Mosok dihina seperti ini?,” lanjutnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Pimpin Sertijab 9 Jabatan Strategis di Lingkup Mabes TNI

Diketahui, hal ini diungkapkan Yustinus usai video yang memperlihatkan Gus Miftah viral di media sosial.

Di mana, Utusan Khusus Presiden ini tampak jelas tengah menghina sinden senior tersebut saat menghadiri sebuah acara wayang.

Bukan main, hinaan yang diucapkan Gus Miftah tidak lain menyebutkan Yati Pesek sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Bukan hanya itu saja, Miftah pun mengolok-olok sinden senior tersebut dengan sebutan bajingan di hadapan ribuan penonton.

“Saya bersyukur Bu Yati jelek milih jadi sinden, kalo cantik pasti jadi lonte (PSK),” ucap Miftah.(/JS)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB