Pisahkan Prabowo dan Jokowi, Pengamat Politik “Tidak Akan Berhasil”

Pisahkan Prabowo dan Jokowi, Pengamat Politik “Tidak Akan Berhasil”

- Author

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemesaraan Prabowo dan Jokowi (Foto : Istimewa)

Kemesaraan Prabowo dan Jokowi (Foto : Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Pengamat Politik Adi Prayitno menilai, sulit rasanya kerharmonisan yang di bangun Prabowo dan Jokowi selama ini untuk dipisahkan akan gagal membuahkan hasil.

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) ini, hubungan politik keduanya bagaikan pasangan baru yang sedang berbulan madu.

“Sehebat apa pun upaya untuk membenturkan Prabowo dan Jokowi, itu pastilah tidak akan berhasil,” ucap Adi Prayitno di kanal YouTube miliknya, Kamis (13/02/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adi melihat, Prabowo selalu menunjukkan rasa hormat kepada Jokowi, bahkan menganggap ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu sebagai mentor dalam berbagai hal.

Adi juga menambahkan, kontribusi Jokowi dalam perjalanan politik Prabowo menuju kursi presiden tidak bisa dihilangkan begitu saja.

Hal tersebut yang membuat Prabowo tetap menjaga hubungan baik dengan Jokowi sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa yang telah diberikan kepadanya.

Baca Juga :  Anies Jadi Pembicara di Yordania, Netizen Sindir Posisi Gibran : yang Satu Berbagi Ilmu, Satunya Berbagi Susu 

Bukan hanya kedekatan personal, Adi pun menyoroti langkah politik Prabowo yang mengedepankan stabilitas di atas segala-galanya. Adi menilai, membangun ekosistem politik yang kondusif sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi, termasuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

“Sulit bagi ekonomi untuk berkembang jika masih ada konflik politik yang berlarut-larut di antara para elite. Investor juga akan berpikir dua kali sebelum menanamkan modal jika stabilitas politik terganggu,” ujar Adi menambahkan.

Adi juga menekankan, Prabowo selama ini menunjukkan sikap inklusif dalam berpolitik dengan menjaga hubungan baik, bukan hanya dengan Jokowi, tetapi juga dengan mantan presiden Indonesia yang lainnya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.

“Prabowo sangat kelihatan menganut mazhab zero enemy. Ini menunjukkan bahwa Prabowo ingin merangkul semua pihak demi menjaga stabilitas politik nasional,” terangnya.

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Ketika Viral Menjadi Standar Keadilan

Senin, 25 Mei 2026 - 14:46 WIB