JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kota Administrasi Jakarta Pusat menorehkan capaian di tingkat nasional dengan meraih peringkat ketiga dalam ajang Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 untuk Regional Barat. Penghargaan ini menjadi indikator penguatan sistem keamanan pangan di wilayah ibu kota.
Sertifikat penghargaan diserahkan dalam kegiatan advokasi terpadu lintas sektor yang mencakup program desa/kelurahan pangan aman, sekolah dengan budaya keamanan pangan, hingga pasar pangan aman berbasis komunitas. Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, menerima langsung penghargaan tersebut di Gedung Jakarta Creative Hub, Selasa (31/03/2026).
Arifin menegaskan, capaian ini bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan hasil dari konsistensi pemerintah daerah dalam memastikan kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat. Ia juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi harus terus dijaga agar masyarakat mendapatkan pangan yang aman dan layak konsumsi,” ujarnya.
Penilaian kabupaten/kota pangan aman sendiri dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari monitoring nasional terhadap implementasi sistem keamanan pangan di daerah. Aspek yang dinilai meliputi pembinaan, pengawasan, hingga partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas pangan.
Ke depan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut dengan memperkuat koordinasi antarinstansi serta memperluas edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keamanan pangan.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan dalam menjaga mutu pangan masih terus berkembang, sehingga dibutuhkan komitmen jangka panjang dari seluruh pihak. **





















