Said Didu : Sudahi Diskusi Soal PKS, 100% Terbukti PKS Mendukung Dinasti Jokowi Dalam Pilkada 2024

Said Didu : Sudahi Diskusi Soal PKS, 100% Terbukti PKS Mendukung Dinasti Jokowi Dalam Pilkada 2024

- Author

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Mantan Staff Khusus Menteri ESDM, Said Didu memberi komentar terkait konsistensi Partai PKS yang dianggap anti dinasti.

Melalui cuitannya di akun X @msaid_didu , ia memberi alasan kenapa PKS bisa disebut tidak konsisten dalam menentang politik dinasti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biar jelas dan tidak ngeles lagi dengan berbagai alasan, dalam Pilkada 2024, 2 anak atau menantu Jokowi yang rencananya maju (Kaesang gak jadi karena putusan MK) dan Bobby Nasution, keduanya diusung PKS. Artinya PKS 100% mendukung Dinasti Jokowi”. Selasa (17/09/2024).

Said Didu pun menambahkan artikel yang memuat ucapan Sekjen PKS Habib Abu Bakar “Kaesang Bareng KIM Plus : Mainkan, Mantap”.

Said Didu meminta kepada masyarakat untuk sudahi diskusi soal PKS, karena kesimpulan sudah jelas PKS 100% mendukung Dinasti Jokowi.

Baca Juga :  Cari Pembenaran IKN Permintaan Rakyat, Rocky Gerung : Jokowi di Akhir Jabatannya Masih Ingin Terus Berbohong

Kita semua ketahui, beberapa waktu lalu sebelum keputusan MK terkait syarat usia calon pada Pilkada 2024, PKS menyatakan akan mengusung M Lutfi-Kaesang pada Pilkada Jawa Tengah. Dikarenakan syarat usia Kaesang tidak terpenuhi akhirnya PKS bersama KIM Plus batal mengusung M Lutfi-Kaesang.

Pada Pilkada Sumatera Utara, pada Pilkada 2018-2023 PKS mengusung Edy Rahmayadi, tetapi pada Pilkada Sumatera Utara 2024-2029 PKS berpindah haluan mengusung menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Dari sini bisa disimpulkan PKS berubah 180° karena saat itu PKS menentang Politik Dinasti, tetapi pada Pilkada 2024 PKS malah ikut mendukung Politik Dinasti Jokowi.

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Belum Tentu Cair Bulan Juni 2026, Ini Dasar Hukumnya
Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Minggu, 26 April 2026 - 14:49 WIB

Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026

Berita Terbaru