Buat Haru, Pesan Jokowi Di Rapat Kabinet Terakhir " Jangan Buat Kebijakan Ekstrim yang Merugikan Rakyat "

Buat Haru, Pesan Jokowi Di Rapat Kabinet Terakhir ” Jangan Buat Kebijakan Ekstrim yang Merugikan Rakyat “

- Author

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Masa tugas Presiden Jokowi akan berakhir satu bulan ke depan. Jokowi meminta kepada Menteri-menterinya untuk terus menjaga kondusifitas dan stabilitas negara dengan tidak membuat kebijakan sembarangan yang dampaknya akan merugikan rakyat Indonesia.

 

“Jaga ketertiban dan jangan buat kebijakan-kebijakan ekstrim, terutama yang mencangkup hajat hidup orang banyak yang berpotensi merugikan masyarakat luas dan berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat”. Ucap Jokowi dalam rapat kabinet di Istana Garuda IKN, di kutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (13/09/2024).

 

Jokowi ingin purna tugasnya berlangsung damai tanpa huru-hara. Maka dia mewanti-wanti agar tidak ada gejolak di masyarakat. Utamanya agar pemerintahan berikutnya berjalan dengan baik.

 

“Jaga situasi kondusif, kita butuh stabilitas untuk tetap tumbuh, kita butuh stabilitas untuk melakukan pembangunan, sehingga pastikan tidak ada gejolak di pemerintahan berikutnya”.

 

Sidang Kabinet hari ini adalah sidang kabinet terkahir di masa jabatan Presiden Jokowi, sidang tersebur di laksanakan di Istana Garuda IKN pukul 09.00 Waktu setempat.

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB