Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Perkuat Kerjasama IUAE-CEPA

Indonesia dan Uni Emirat Arab Sepakat Perkuat Kerjasama IUAE-CEPA

- Author

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan  Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Suhail Mohamed Al . Mazrouei. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Suhail Mohamed Al . Mazrouei. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam membuka akses pasar, memperbesar aliran investasi, serta mempercepat transformasi ekonomi.

Dalam konteks tersebut, hubungan Indonesia–Uni Emirat Arab (UEA) menjadi salah satu kemitraan yang terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai tindak lanjut komitmen kerja sama pasca implementasi Indonesia–UAE Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazrouei di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UEA sudah berada di garis depan menjawab tantangan transformasi teknologi digital, dalam hal AI, komputasi, dan hal lainnya. Jadi Indonesia dapat bekerja sama dengan UEA dalam hal ini. Ekosistemnya tidak hanya menyiapkan pusat data, tetapi juga menyiapkan energi hijau dan termasuk juga jaringan transmisi listrik,” ungkap Airlangga.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang penguatan kerja sama strategis yang mencakup sektor perdagangan, investasi, energi, dan pembangunan infrastruktur.

Implementasi IUAE-CEPA telah mendorong peningkatan signifikan pada kinerja perdagangan kedua negara. Pada periode Januari hingga September 2025, nilai perdagangan bilateral mencapai USD4,5 miliar, tumbuh 20,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing dan integrasi rantai pasok Indonesia–UEA.

Sementara di bidang investasi, UEA juga menjadi mitra penting dengan total realisasi mencapai USD21,4 juta dari 305 proyek per Kuartal II 2025.

Baca Juga :  Sah Atau Tidaknya Pencalonan Gibran Akan Ditentukan Pada Tanggal 10 Oktober, PTUN Diminta Tunjukan Independensinya

Nilai tersebut diproyeksikan meningkat seiring berbagai peluang investasi baru, termasuk umbrella agreement antara Indonesia Investment Authority (INA) dan Abu Dhabi Growth Fund (ADG) untuk pengembangan proyek jalan tol dan pelabuhan.

Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada potensi kolaborasi dengan Mubadala di sektor energi dan teknologi rendah karbon.

Lebih lanjut, kerja sama energi menjadi fokus utama diskusi, khususnya peluang pengembangan energi baru dan terbarukan seperti PLTS, hidrogen, dan amonia hijau.

Sejumlah perusahaan terkemuka UEA juga telah menunjukkan minat untuk memperluas investasi di Indonesia, termasuk dalam proyek hilirisasi mineral strategis, efisiensi energi, serta pengembangan teknologi berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat upaya transisi energi nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Selain sektor energi, kedua negara juga melihat peluang besar dalam pengembangan sektor logistik, ekspor produk halal, dan ekonomi digital. UEA menegaskan kesiapannya untuk mendorong pelaku industrinya memperluas investasi manufaktur di Indonesia.

Menutup pertemuan, kedua negara sepakat untuk memperkuat tindak lanjut teknis melalui dialog sektoral yang lebih intensif dan mekanisme monitoring bersama.

Penguatan kolaborasi Indonesia–UEA diharapkan tidak hanya memperdalam hubungan ekonomi bilateral, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Kami akan mendukung dalam semua proyek ini, satu per satu, mulai dari pembangkitan hingga transmisi hingga interkoneksi antar pulau, pulau-pulau besar, hingga pembangunan transformator dan peralatannya,” pungkas Airlangga.**

 

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB