Gus Dur Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, KH Maman Imanulhaq : Pengakuan Langkah Hidup Pejuang Kemanusiaan

Gus Dur Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, KH Maman Imanulhaq : Pengakuan Langkah Hidup Pejuang Kemanusiaan

- Author

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, KH. Maman Imanulhaq, menyambut penuh haru keputusan pemerintah yang menetapkan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, gelar itu bukan sekadar penghargaan formal, tetapi pengakuan atas laku hidup seorang pejuang kemanusiaan yang jauh melampaui zamannya.

“Gus Dur sudah menjadi pahlawan sejak lama karena beliau memperjuangkan manusia, bukan sekadar ideologi. Beliau memerdekakan akal, menjaga martabat kemanusiaan, dan membela yang lemah tanpa pamrih,” ujar Kiai Maman di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Kiai Maman menilai, pengakuan negara terhadap Gus Dur meneguhkan arah moral bangsa yang sedang diuji oleh intoleransi dan polarisasi sosial. Dalam pandangannya, Gus Dur adalah simbol keberanian melawan arus, sekaligus keteduhan seorang ulama yang menembus sekat agama, etnis, dan politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika banyak orang memilih diam demi aman, Gus Dur justru bicara demi kebenaran. Ketika banyak yang menonjolkan agama untuk memecah belah, Gus Dur menunjukkan bahwa agama sejatinya menyatukan dan memanusiakan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polemik Pernyataan Soal Zakat, Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI itu, keteladanan Gus Dur harus dihidupkan kembali dalam kebijakan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial. Ia menyebut, generasi muda perlu belajar dari keberanian Gus Dur dalam mengubah cara berpikir masyarakat: dari kecurigaan menjadi kasih sayang, dari kekuasaan menjadi pengabdian.

“Gus Dur tidak hanya meninggalkan warisan gagasan, tapi juga energi moral yang membuat bangsa ini tetap punya harapan. Menjadikan beliau Pahlawan Nasional berarti menegaskan bahwa Indonesia berdiri di atas cinta, keberanian, dan kemanusiaan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kiai Maman mengajak seluruh rakyat Indonesia terutama kaum muda dan kalangan pesantren untuk tidak hanya mengenang Gus Dur lewat nama dan gelar, tetapi dengan meneladani keberpihakannya pada keadilan dan kemanusiaan.

“Kalau hari ini Gus Dur diakui negara sebagai Pahlawan Nasional, sejatinya beliau sudah lebih dulu menjadi pahlawan di hati jutaan rakyat yang pernah disentuh oleh kasih dan keberaniannya,” tutup Kiai Maman.**

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Gubernur Pramono Gratiskan Biaya Pendidikan di 103 Sekolah Swasta
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB

Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB