Dinkes Tangsel Himbau Warga Waspada DBD dan Lakukan PSN 3M Plus

Dinkes Tangsel Himbau Warga Waspada DBD dan Lakukan PSN 3M Plus

- Author

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mengimbau warga Tangsel untuk waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) menjelang musim penghujan.

Kepala Dinkes Kota Tangsel, dr. Allin Hendallin Mahdaniar mengatakan, update data kasus DBD hingga Agustus 2025 ini terdapat 400 lebih.

“Data penularan kasus DBD di Kota Tangerang Selatan dari tanggal 01 Januari s.d 22 Agustus Tahun 2025 yaitu sebanyak 487 kasus dengan tidak ada kematian, sedangkan kasus DBD Januari s.d Desember tahun 2024 sebanyak 754 kasus dengan tidak ada kematian,” ujar Allin, Minggu (24/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai upaya pengendalian DBD meliputi pencegahan dan pemutusan rantai penularan, Dinkes Kota Tangsel telah melakukan berbagai program.

Mulai dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang yang berpotensi tempat nyamuk Aedes aegypti (3M) plus dengan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, serta penyemprotan fogging di wilayah terjadi penularan.

Baca Juga :  Wali Kota Benyamien Apresiasi Digelarnya Turnamen Tenis Meja Perempuan di Tangsel

“Pemutusan rantai penularan DBD ini perlu kolaborasi dan komitmen kita semua, pemerintah dan juga masyarakat. Cara paling mudah seperti menguras, mendaur ulang dan menghindari gigitan nyamuk. Serta menjadi penggerak Gerakan 1 rumah 1 jumantik di rumahnya masing-masing,” ucapnya

Allin menjelaskan, berkaca pada catatan penularan DBD pada 2024, tren peningkatan penularan DBD terjadi di bulan Oktober sampai dengan Mei 2025.

Sementara kasus DBD tertinggi pada 2025 terdapat di Kecamatan Pondok Aren dengan 112 kasus dan kasua DBD terendah terdapat di Kecamatan Setu dengan 41 kasus.

“Sedangkan untuk kasus DBD kelurahan tertinggi terdapat di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Serua Indah, Kelurahan Pondok Pucung, dan Kelurahan Kedaung dengan 20 kasus DBD.”

“Sementara kelurahan dengan kasus terendah yakni Kelurahan Buaran, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Ciputat, dan Setu dengan 2 kasus, Kelurahan Paku Alam 1 kasus dan Kelurahan Pakulonan tidak ada kasus DBD,” terangnya. **

 

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Iduladha
Pemkot Tangsel Dukung Langkah Gubernur Banten Optimalkan Pemasangan PJU di Jalan Nasional
Link dan Jadwal Resmi SPMB SMPN Tangsel 2026
Warga Tangsel Diminta Waspada Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terdeteksi
MBG Menuju Indonesia Cerah: Pemuda Kawal Kebijakan Pemerintah Demi Masa Depan Bangsa
Taman Ciputat Timur Jadi Destinasi Baru Untuk Berolahraga Warga Tangsel
Nutrifood Physical Education Teacher 2026: Transformasi Pembelajaran PJOK di Tangerang Raya
Walikota Benyamien Targetkan Bedah Rumah di Tangsel Tahun 2026 Capai 329 Unit
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pemkot Tangsel Dukung Langkah Gubernur Banten Optimalkan Pemasangan PJU di Jalan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:25 WIB

Link dan Jadwal Resmi SPMB SMPN Tangsel 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:58 WIB

Warga Tangsel Diminta Waspada Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terdeteksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:04 WIB

MBG Menuju Indonesia Cerah: Pemuda Kawal Kebijakan Pemerintah Demi Masa Depan Bangsa

Berita Terbaru

Lifestyle

Cara Mengembangkan Personal Branding Anda di Medsos Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:03 WIB