JEJAKNARASI.ID, TANGSEL – pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan berbagai persiapan menjelang Hari Raya Iduladha agar pelaksanaannya berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) terus diperkuat, mulai dari pengawasan hewan kurban, kebersihan lingkungan, ketertiban lapak penjualan hewan, hingga kesiapan distribusi dan pengelolaan sampah pasca penyembelihan.
“Tentu, kita terus melakukan berbagai persiapan menjelang Hari Raya Iduladha agar pelaksanaannya berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi masyarakat. Saya sudah tekankan untuk koordinasi lintas OPD, mulai dari pengawasan hewan kurban, kebersihan lingkungan, ketertiban lapak penjualan hewan, hingga kesiapan distribusi dan pengelolaan sampah pasca penyembelihan,” ujar Benyamin, Selasa (19/05/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Pemerintah Kota Tangsel juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama momentum Iduladha.
“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan kondusif,” tambahnya.
Benyamin juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan antar sesama.
Menurutnya, semangat berkurban mengajarkan masyarakat untuk berbagi kepada yang membutuhkan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekitar.
“Saya juga mengimbau masyarakat agar pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kesehatan dan keamanan pangan,” katanya.
Tak hanya itu, Benyamin turut mengajak masyarakat dan panitia kurban untuk mulai menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban.
“Mari bersama-sama menjaga suasana Iduladha tetap aman, nyaman, damai, dan penuh kebahagiaan,” ucapnya.
Dalam rangka memastikan kesehatan hewan kurban, Benyamin mengaku telah menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban secara intensif di berbagai titik penjualan maupun lokasi pemotongan.
“Saya sudah perintahkan ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban secara intensif di berbagai titik penjualan maupun lokasi pemotongan hewan kurban,” jelasnya.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat, cukup umur, serta memenuhi syarat syariat dan kesehatan.
Ia menambahkan, tim dokter hewan dan petugas juga melakukan pemeriksaan administrasi serta kesehatan fisik hewan, termasuk memastikan tidak ada indikasi penyakit menular.
Selain pemeriksaan, edukasi kepada pedagang dan panitia kurban terkait tata cara penanganan hewan dan penyembelihan yang baik dan higienis juga terus dilakukan.





















