Mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto Resmi Jabat Kabaharkam, Berikut Profilnya

Mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto Resmi Jabat Kabaharkam, Berikut Profilnya

- Author

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Karyoto (Foto: 1st)

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Karyoto (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Karyoto, resmi menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya.

Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari mutasi besar-besaran di lingkungan Polri yang melibatkan 61 personel perwira tinggi dan perwira menengah.

Karyoto resmi menggantikan Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, yang kini dirotasi sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Dengan jabatan barunya ini, Irjen Karyoto akan naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, setara dengan jenderal bintang tiga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penunjukan ini menandai babak baru dalam karier Karyoto yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.

Profil Irjen Karyoto

Lahir di Pemalang, Jawa Tengah, pada 27 Oktober 1968, Karyoto merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990. Pengalamannya yang luas di bidang reserse telah membawanya menduduki berbagai posisi penting di institusi Polri maupun di luar struktur kepolisian.

Perjalanan karier Irjen Karyoto di Korps Bhayangkara dimulai setelah lulus dari Akpol pada tahun 1990. Ia dikenal memiliki keahlian di bidang reserse, yang diperkuat melalui pendidikan lanjutan di PTIK dan Lemhannas. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Karyoto pernah mengemban sejumlah posisi strategis di berbagai daerah dan di Mabes Polri.

Beberapa jabatan penting yang pernah dipegangnya antara lain Kasubbid Infodata Kominter Set NCB Interpol pada tahun 2009, Penyidik Utama Tingkat II di Direktorat III Korupsi dan Tindak Pidana Tertentu (Kor dan WCC) Bareskrim Polri tahun 2010, serta Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim pada 2011.

Karyoto juga pernah menjabat sebagai Kapolresta Barelang pada 2012, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY pada 2014, Wakapolda Sulawesi Utara pada 2018, dan Wakapolda DIY pada 2019.

Salah satu penugasan penting Karyoto di luar struktur Polri adalah sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari tahun 2020 hingga 2023. Selama bertugas di KPK, ia menangani sejumlah kasus korupsi besar yang menarik perhatian publik.

Kasus-kasus tersebut meliputi korupsi izin ekspor benih lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, serta kasus korupsi bansos Covid-19 yang menyeret nama mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Setelah tiga tahun di KPK, Irjen Karyoto kembali ke institusi Polri dan ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya pada Maret 2023. Selama kepemimpinannya di Polda Metro Jaya, Karyoto berhasil mengungkap beberapa kasus besar. Salah satunya adalah kasus dugaan pemerasan yang menjerat mantan Ketua KPK Firli Bahuri.

Baca Juga :  Aparat Amankan Pantai Klayar Pacitan yang Dipadati Wisatawan Libur Nataru

Selain itu, Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinannya juga membongkar praktik melindungi situs judi online oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta menangani kasus penemuan tujuh jenazah remaja di Kali Bekasi.

Kini, sebagai Kabaharkam Polri, Karyoto akan mengemban tugas yang sangat vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia. Tugas ini juga meliputi pemberian bimbingan teknis tentang keamanan kepada seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia, serta penanganan keamanan unjuk rasa dan pengamanan konflik sosial.

Irjen Karyoto juga tercatat memiliki harta kekayaan yang signifikan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK pada 10 Maret 2025, total harta kekayaannya mencapai Rp11,5 miliar.

Harta tersebut meliputi aset tanah dan bangunan senilai Rp6,67 miliar, serta aset kendaraan senilai Rp3,65 miliar.

Selain itu, Irjen Karyoto juga memiliki hubungan kekerabatan dengan tokoh publik, di mana putrinya menikah dengan putra Dedi Mulyadi, menjadikannya besan dari mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Rotasi Jabatan dan Dampak pada Posisi Strategis Lainnya

Mutasi besar-besaran di lingkungan Polri tidak hanya berdampak pada posisi Irjen Karyoto, tetapi juga memicu pergeseran sejumlah jabatan strategis lainnya.

Posisi Kapolda Metro Jaya yang ditinggalkan Irjen Karyoto kini resmi diemban oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri, yang sebelumnya dikenal menjabat sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polri. Penunjukan Irjen Asep Edi Suheri membawa pengalaman luas dalam bidang reserse ke kepemimpinan Polda Metro Jaya.

Selain Kapolda, posisi Wakapolda Metro Jaya juga mengalami perubahan signifikan. Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya, dimutasi untuk mengisi posisi Kapolda Kalimantan Utara, menggantikan Irjen Pol Sudwijanto yang memasuki masa pensiun.

Jabatan Wakapolda Metro Jaya kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri.

Rotasi jabatan ini juga menyentuh posisi Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya. Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, yang sebelumnya mengisi posisi tersebut, kini dimutasi sebagai Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri.

Perubahan kepemimpinan juga terjadi di beberapa Polda lainnya, termasuk Kapolda Aceh dari Irjen Pol Achmad Kartiko kepada Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah. Kapolda Sulawesi Barat dari Irjen Pol Adang Ginanjar kepada Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta Kapolda Gorontalo dari Irjen Pol Eko Wahyu Prasetyo kepada Irjen Pol Widodo. **

Berita Terkait

Lima Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penistaan Agama dalam Festival Musik di Ancol
Polresta Tanjungpinang Musnahkan 3 Kg Lebih Sabu Jaringan Internasional
AKBP Fiki Novian Resmi Dilantik Jadi Wakapolres Metro Tangerang Kota
Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional
Kapolri Serap Aspirasi Pecalang dan Ojek Online, Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman dan Nyaman
Brimob Polda Metro Jaya Terjunkan Personel Gelar Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80
Polri Tegaskan Tak Ada Kuota Khusus dan Titipan di Rekrutmen Akpol 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Lima Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polda Metro Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penistaan Agama dalam Festival Musik di Ancol

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Polresta Tanjungpinang Musnahkan 3 Kg Lebih Sabu Jaringan Internasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:19 WIB

AKBP Fiki Novian Resmi Dilantik Jadi Wakapolres Metro Tangerang Kota

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:52 WIB

Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional

Berita Terbaru