JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta resmi memiliki struktur kepengurusan baru untuk periode 2026-2028.
Dalam kepengurusan terbaru ini, Deodatus Sunda Se dipercaya menduduki posisi Ketua, memimpin organisasi pergerakan mahasiswa yang berlandaskan ajaran Marhaenisme tersebut.
Terpilihnya Deodatus Sunda Se menjadi penanda babak baru bagi GMNI di ibu kota. Dia diharapkan mampu membawa DPD GMNI DKI Jakarta menjadi lebih solid, progresif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Susunan Pengurus Inti DPD GMNI DKI Jakarta 2026-2028
Berikut susunan pengurus inti DPD GMNI DKI Jakarta periode 2026-2028:
– Ketua: Deodatus Sunda Se
– Sekretaris: Ahmad SM Kaffa
– Bendahara: S. Abraham Christian
Komposisi kepemimpinan ini dinilai sebagai perpaduan yang ideal antara visi strategis, kemampuan manajerial organisasi, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel.
Posisi strategis Sekretaris DPD dipercayakan kepada Ahmad SM Kaffa, sosok yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua GMNI Komisariat Trisakti. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memperkuat lini organisasi dari sisi administrasi dan koordinasi antar-komisariat.
Rekam jejaknya memimpin salah satu komisariat dengan tradisi pergerakan yang kuat diharapkan menjadi modal penting dalam membangun sistem kerja yang rapi, terukur, dan responsif terhadap dinamika di lapangan.
Ketua GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda Se menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh kader dan komisariat di lingkungan GMNI DKI Jakarta.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita pikul bersama. Saya tidak akan bekerja sendiri, tetapi bergerak bersama seluruh kader untuk memperkuat barisan dan menjawab tantangan zaman,” ujar Deodatus, Senin (08/06/2026).
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, DPD GMNI DKI Jakarta diharapkan mampu tampil sebagai motor penggerak perubahan, baik di lingkup organisasi maupun di tengah masyarakat. Sinergi antara Ketua, Sekretaris, dan Bendahara menjadi modal utama dalam mewujudkan visi besar organisasi selama periode 2026-2028.
Semangat perjuangan pun ditutup dengan pekik khas GMNI
GMNI Jaya! Marhaen Menang!
























