Jadi Penyebab Bencana Banjir dan Longsor, Sekjen Jarnas Minta Pemerintah Evaluasi Semua Perusahaan Sawit dan Tambang di Sumatera

Jadi Penyebab Bencana Banjir dan Longsor, Sekjen Jarnas Minta Pemerintah Evaluasi Semua Perusahaan Sawit dan Tambang di Sumatera

- Author

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo–Gibran, Azwar Muhammad. (Foto : Ist)

Sekretaris Jenderal Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo–Gibran, Azwar Muhammad. (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Sekretaris Jenderal Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo–Gibran, Azwar Muhammad, mendesak pemerintah pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan tambang, perkebunan sawit, dan pihak yang diduga terlibat praktik ilegal logging yang dianggap menjadi salah satu penyebab banjir besar di sejumlah wilayah Sumatra pada akhir November lalu.

Azwar menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra bukan semata fenomena alam, tetapi dampak kerusakan ekologis yang berlangsung bertahun-tahun.

Menurutnya, pemerintah selama ini terlalu longgar dalam memberikan izin serta kurang melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan dan daerah aliran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir kemarin tidak bisa hanya disebut bencana alam. Ada campur tangan manusia dan lemahnya pengawasan. Pemerintah harus berani mengevaluasi bahkan mencabut izin perusahaan yang terbukti merusak lingkungan,” kata Azwar dalam keterangan tertulis  Rabu (10/12/2025).

Desakan tersebut sejalan dengan temuan WALHI yang mencatat lebih dari 1,4 juta hektare hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hilang dalam periode 2016–2025 akibat ekspansi tambang, sawit, dan proyek energi.

Kerusakan di wilayah hulu membuat daya serap air menurun drastis sehingga banjir menjadi lebih parah ketika curah hujan tinggi. Center of Economic and Law Studies (Celios) juga memperkirakan kerugian ekonomi akibat banjir Sumatra mencapai Rp 68,67 triliun, mulai dari kerusakan permukiman hingga terhentinya aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025

Azwar meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap perusahaan tambang, sawit, dan pemegang izin PBPH di wilayah rawan ekologis, termasuk penegakan hukum tegas terhadap perusahaan yang terbukti melakukan illegal logging atau beroperasi di luar batas izin.

Ia juga mendorong moratorium perizinan baru di daerah hulu dan menuntut transparansi data izin perusahaan agar publik dapat turut mengawasi.

“Kita tidak anti-investasi. Tapi investasi tidak boleh mengorbankan keselamatan rakyat. Kalau aktivitas industri membuat warga kebanjiran setiap tahun, maka negara harus hadir,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah pusat belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan evaluasi perusahaan-perusahaan tersebut. Namun sejumlah kementerian termasuk Kementerian Kehutanan sebelumnya telah menyatakan akan memperkuat pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif dan melakukan identifikasi faktor-faktor penyebab banjir Sumatra. **

Berita Terkait

Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih
Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Gubernur Pramono Gratiskan Biaya Pendidikan di 103 Sekolah Swasta
Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025
Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman
Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Waka DPR Sari Yuliati: Hari Kemenangan untuk Bangun Indonesia Lebih Baik
Amankan Malam Takbiran 2026, Polda Metro Jaya Siagakan 1.810 Personel
Pastikan Pengemudi Angkutan Lebaran Sehat, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB

Dukcapil Jakpus Teken Komitmen Zona Integritas Demi Wujudkan Birokrasi Bersih

Minggu, 26 April 2026 - 13:46 WIB

Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Gubernur Pramono Gratiskan Biaya Pendidikan di 103 Sekolah Swasta

Rabu, 8 April 2026 - 13:42 WIB

Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 2025

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

Tokoh Toleransi Christoforus Rea Wafat, Jakpus Kehilangan Jembatan Lintas Iman

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Begini Analisa Ray Rangkuti Soal Pengungkapan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru