Jelang Nataru 2025, Anggota Komisi III DPR RI Minta Polri Optimalkan Pengamanan

Jelang Nataru 2025, Anggota Komisi III DPR RI Minta Polri Optimalkan Pengamanan

- Author

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono Rapat Kerja dengan Kakorlantas Polri serta seluruh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda se-Indonesia, di Ruang Rapat Komisi III, Kamis, (27/11/2025). (Foto : Tari/Andri)

Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono Rapat Kerja dengan Kakorlantas Polri serta seluruh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda se-Indonesia, di Ruang Rapat Komisi III, Kamis, (27/11/2025). (Foto : Tari/Andri)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Komisi III DPR RI menekankan pentingnya kesiapan dan optimalisasi pengamanan menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Hal ini disampaikan setelah Komisi III menggelar Rapat Kerja dengan Kakorlantas Polri serta seluruh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda se-Indonesia, di Ruang Rapat Komisi III, Kamis, (27/11/2025).

Dilansir dari laman resmi Parlementaria, anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, menjelaskan bahwa pembahasan utama rapat hari itu difokuskan pada pemaparan strategi dan kesiapan Polri dalam menghadapi arus mudik dan libur panjang Nataru.

Ia menyebut pemaparan yang disampaikan Kakorlantas sangat komprehensif dan memberikan gambaran jelas mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menanyakan bagaimana penanganan Nataru 2025. Tadi kami sudah mendapatkan paparannya yang begitu luas dan komprehensif. Kami berharap pengamanan tahun ini bisa lebih dioptimalkan,” ujar Bimantoro saat wawancara langsung dikutip Kamis (27/11/20250

Bimantoro juga menyoroti pentingnya dukungan moral bagi anggota Polri yang berjaga selama masa libur Nataru. Menurutnya, petugas lalu lintas di lapangan sering kali harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi menjaga keamanan dan kelancaran masyarakat.

“Kita tahu anggota polisi lalu lintas itu mengorbankan waktu dengan keluarga demi menjaga keamanan masyarakat. Kita harus memberikan apresiasi dan menjaga agar mereka tetap bersemangat bertugas,” tegasnya.

Ia meminta Kakorlantas agar memberikan perhatian khusus kepada para personel di lapangan, termasuk memastikan dukungan operasional dan manajerial yang memadai agar mereka dapat bekerja maksimal.

Baca Juga :  Eskalasi Timur Tengah Meningkat, Legislator Amelia Anggraini Ingatkan Pemerintah Dampak Perang Israel dan Iran

Dalam rapat tersebut, Komisi III juga menerima paparan terkait pemetaan titik rawan kecelakaan di berbagai wilayah Indonesia. Bimantoro menyatakan bahwa Komisi III mendorong Korlantas untuk tidak hanya berhenti pada pemetaan, tetapi juga melakukan penambahan personel pada titik-titik kritis tersebut.

“Kami dorong untuk menambah personel di titik rawan kecelakaan agar potensi kerawanan bisa diantisipasi. Kakorlantas tadi sudah berkomitmen untuk menambah anggota di wilayah-wilayah itu,” ucapnya.

Menurutnya, penambahan personel sangat penting dalam memastikan respons cepat terhadap potensi kemacetan, kecelakaan, maupun kondisi darurat lain selama Nataru.

Selain aspek teknis pengamanan, Bimantoro turut mengapresiasi program-program edukasi lalu lintas yang dipaparkan Korlantas. Ia melihat upaya Korlantas dalam mengubah pola pikir masyarakat terkait keselamatan berkendara sebagai langkah fundamental.

“Program-program yang disampaikan sangat fundamental, terutama dalam membangun kesadaran berkendara. Ke depan, masyarakat yang berhak memiliki SIM adalah mereka yang benar-benar sadar bahwa keselamatan itu nomor satu,” ujarnya.

Menurutnya, jika kesadaran masyarakat sudah terbentuk secara mandiri, maka proses penegakan hukum tidak perlu selalu bersifat represif.

Menjelang puncak arus libur Nataru, Bimantoro menegaskan bahwa koordinasi antara Korlantas, Polda, pemerintah daerah, serta stakeholder transportasi harus semakin diperkuat. Dengan mobilitas masyarakat yang tinggi pada akhir tahun, ia berharap persiapan yang dilakukan tahun ini bisa menghasilkan pengamanan yang lebih efektif dan menekan angka kecelakaan.

“Kami ingin memastikan bahwa pengamanan Nataru 2025 berjalan baik, lancar, dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya. **

Berita Terkait

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 08:56 WIB

Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:06 WIB