Hadiri Workshop Peran Pemuda, KH Maman Imanulhaq Serukan Generasi Z Jadi influencer kerukunan

Hadiri Workshop Peran Pemuda, KH Maman Imanulhaq Serukan Generasi Z Jadi influencer kerukunan

- Author

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq saat memberikan materi dala gelaran Workshop Peran Pemuda  Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama di Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya, . (Foto : Ist)

Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq saat memberikan materi dala gelaran Workshop Peran Pemuda Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama di Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya, . (Foto : Ist)

JEJAKNRASI.ID. JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, KH. Maman Imanulhaq, menyerukan agar generasi muda menjadi influencer kerukunan di tengah derasnya arus ujaran kebencian dan polarisasi sosial di dunia digital.

Dalam kegiatan Workshop Peran Pemuda Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama di Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya, Kiai Maman menegaskan, peran pemuda saat ini tidak cukup hanya dengan menjadi pengguna media sosial pasif. Mereka harus mengambil peran aktif sebagai pembawa pesan damai dan perekat keberagaman.

“Anak muda zaman sekarang harus jadi influencer kerukunan. Jangan ikut menyebar hoaks, fitnah, atau kebencian yang justru merusak bangsa. Jadikan media sosial sebagai ruang dakwah yang mencerdaskan dan menyejukkan,”
ujar Kiai Maman, yang juga Pengasuh Pesantren Al-Mizan dan tokoh muda Nahdlatul Ulama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Kementerian Agama RI tahun 2024 menunjukkan, meskipun Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) nasional meningkat menjadi 77,8 poin, tingkat penyebaran konten intoleran di media sosial di Jawa Barat melonjak hingga 24% dalam dua tahun terakhir. Situasi ini, menurut Kiai Maman, menjadi tantangan baru bagi gerakan moderasi beragama di kalangan milenial dan Gen Z.

Baca Juga :  Anggota Komisi IX Irma Suryani Minta Pemerintah Fokus Perbaiki Program MBG

“Kalau dulu dakwah dilakukan lewat mimbar dan majelis taklim, sekarang lewat TikTok, Instagram, dan YouTube. Pemuda harus paham bagaimana berdakwah di ruang digital tanpa kehilangan akhlak dan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,”
tambahnya.

Sementara itu, Pendeta Yayan Heriyanti dari Komunitas Kumpparan Majalengka yang turut hadir, mengapresiasi langkah Kiai Maman dalam membangun dialog lintas iman yang terbuka dan setara.

“Kiai Maman memberi teladan nyata bagaimana tokoh agama bisa menjadi jembatan, bukan tembok. Kami di komunitas lintas iman merasa dihargai, diajak bicara, dan didorong untuk bersama-sama menjaga kerukunan,”
ujar Pendeta Yayan Heriyanti.

Acara yang dihadiri dari kalangan pesantren, guru, dan komunitas lintas agama, serta Fahmina Institute ini menghasilkan komitmen bersama untuk memproduksi konten positif, mengedukasi warganet tentang moderasi beragama, serta melawan narasi kebencian di media sosial.**

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Belum Tentu Cair Bulan Juni 2026, Ini Dasar Hukumnya
Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Minggu, 26 April 2026 - 14:49 WIB

Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 16:03 WIB

Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan

Berita Terbaru