Terima Pengurus HAPI, Ketua PWI Pusat Jajaki Kerja Sama Perlindungan Hukum Bagi Wartawan

Terima Pengurus HAPI, Ketua PWI Pusat Jajaki Kerja Sama Perlindungan Hukum Bagi Wartawan

- Author

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir ,()tengah), diapit Ketua Umum HAPI Enita Adyalaksmita bersama Presiden JCI (Junior Chamber International) Batavia Raymond Lee Santoso dan Fast Local President Athika Batangtaris. (Foto: Humas PWI).

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir ,()tengah), diapit Ketua Umum HAPI Enita Adyalaksmita bersama Presiden JCI (Junior Chamber International) Batavia Raymond Lee Santoso dan Fast Local President Athika Batangtaris. (Foto: Humas PWI).

JEJAKNRASI.ID.JAKARTA- Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menerima audiensi dari jajaran pengurus Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan penjajakan awal kerja sama kelembagaan antara dua organisasi profesi strategis di bidang hukum dan media.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa PWI kini tengah fokus memperkuat tata kelola organisasi dan konsolidasi pasca konflik internal kepengurusan sebelumnya. Ia menilai, kolaborasi antara komunitas jurnalis dan advokat sangat penting untuk memperkuat pemahaman hukum bagi insan pers di tengah dinamika digital dan regulasi baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wartawan hari ini tidak bisa lepas dari tantangan hukum, baik terkait produk jurnalistik maupun peran sosialnya di ruang digital. Karena itu, literasi hukum dan media harus berjalan beriringan,” ujar Munir.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum HAPI Enita Adyalaksmita menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat PWI Pusat.

Ia menjelaskan bahwa HAPI sebagai salah satu organisasi advokat nasional terus berupaya mendorong peningkatan integritas profesi, etika, serta kapasitas hukum bagi masyarakat luas.

“Kami melihat PWI sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran hukum publik. Sinergi antara advokat dan wartawan dapat menjadi kekuatan moral dalam menegakkan keadilan dan kebenaran di ruang publik,” ujar Enita.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu dihadiri beberapa pengurus PWI Pusat yang ikut mendampingi ketua umumnya. Sementara dari HAPI hadir Ketua Bidang Organisasi Adya Laksmana, bersama Presiden JCI (Junior Chamber International) Batavia Raymond Lee Santoso dan Fast Local President Athika Batangtaris yang turut menjadi tamu dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Desa, Kemendagri Dorong Daerah Perecepat Sarana Pendukung KDKMP

Kedua belah pihak membahas peluang kerja sama dalam:

Program literasi hukum dan media untuk wartawan dan advokat;

Pelatihan bersama mengenai etika profesi dan advokasi publik;

Pembentukan forum hukum–media nasional sebagai ruang dialog antara praktisi hukum, jurnalis, dan akademisi;

Serta penguatan lembaga pembelaan wartawan melalui kerja sama advokat dalam kasus-kasus hukum pers.

Belum Ada Kesepakatan, Masih Tahap Penjajakan

Meski pertemuan berlangsung positif, kedua pihak menegaskan bahwa agenda ini masih merupakan tahap penjajakan awal.

Belum ada kesepakatan formal, namun telah disepakati untuk membentuk tim kecil yang akan menyiapkan kerangka nota kesepahaman (MoU draft) sebagai dasar kerja sama ke depan.

“Kita masih saling menjajaki kemungkinan bentuk sinergi yang paling relevan dan bermanfaat bagi publik. Yang penting, semangat kebersamaan dan tanggung jawab moralnya sudah sejalan,” tutur Akhmad Munir.

Enita pun menyambut positif rencana tersebut, seraya menambahkan bahwa HAPI terbuka terhadap kolaborasi lintas profesi, terutama dalam isu-isu hukum publik dan pembelaan hak warga negara atas informasi dan keadilan.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan komunikasi kelembagaan dan mempersiapkan forum bersama pada tahun 2026, bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional di Provinsi Banten.

Rencana tersebut akan mengangkat tema besar “Hukum dan Media dalam Era Digital: Sinergi Advokat dan Wartawan untuk Keadilan Publik.”

Suasana pertemuan yang berlangsung santai namun penuh substansi tersebut mencerminkan semangat dua profesi yang memiliki peran vital dalam menjaga marwah demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.**

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB