MenLH Kecam Aksi Pengeroyokan Jurnalis dan Staff KLH Oleh Security PT GRS di Serang

MenLH Kecam Aksi Pengeroyokan Jurnalis dan Staff KLH Oleh Security PT GRS di Serang

- Author

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, SERANG – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengecem aksi pengeroyokan jurnalis yang diduga oleh anggota ormas bersama Security PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) saat melakukan peliputan di PT tersebut, pada Kamis (21/08/2025).

Pengeroyokan terjadi saat wartawan ingin melakukan peliputan Menteri Lingkungan Hidup yang akan menutup perusahaan pencemar lingkungan di wilayah kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Tadi ada insidien, kami terima kasih kepada pihak Polres Serang langsung bertindak cepat yang membuat kenyaman bagi kita,” ujar Hanif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sudah berulang kali diberikan teguran, PT GRS malah membandel dan seakan menantang, dengan menambah kapasitas produksinya.

“Finalnya dilakukan penegakan hukum lingkungan, kami merekomendasikan untuk menutup total industri ini sampai selesai proses hukum,” terangnya.

Berdasarkan informasi, ada satu wartawan dan staff KemenLH yang terluka akibat penyerangan ormas dan Security PT GRS.

Baca Juga :  JMSI Kecam Aksi teror kepala Babi di Kantor Tempo

Insiden bermula setelah wartawan mewawancarai Deputi Gakkum KLH/BPLH, Irjen Pol Rizal Irawan. Lalu, pihak Security PT GRS memanggil wartawan, yang berujung pada tindakan kekerasan.

“Dalam kejadian tersebut, satu orang wartawan dan satu anggota tim Biro Humas mengalami luka-luka akibat tindakan pemukulan oleh pihak penjaga perusahaan,” ujar Sekretaris Utama KLH Rosa Vivien.

Kemen LH mengecam keras tindakan penyerangan terhadap wartawan, karena mengganggu kebebasan jurnalistik, keamanan masyarakat, mencerminkan lemahnya komitmen perusahaan terhadap prinsip tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab, serta menandai sikap yang bertentangan dengan kebebasan pers dan perlindungan profesi jurnalis.

“Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan dengan tegas, serta memberikan pendampingan kepada pihak-pihak yang menjadi korban dalam insiden ini,” pungkasnya. *

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru