Setya Novanto Bebas, MAKI Layangkan Surat Keberatan dan Bakal Gugat ke PTUN Jika Tidak Dibatalkan, Ini Alasannya

Setya Novanto Bebas, MAKI Layangkan Surat Keberatan dan Bakal Gugat ke PTUN Jika Tidak Dibatalkan, Ini Alasannya

- Author

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman (Foto : Ist)

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengkritisi pemberian amnesti bersyarat terhadap Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov).

Ia juga mengaku kecewa dan menilai  jika pemberian pembebasan tanpa syarat itu akan berdampak negatif atas melemahnya pemberantasan korupsi. Atas pembebasan Setnov MAKI akhirnya melayangkan surat keberatan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andriyanto.

Boyamin menegaskan, ada beberapa alasan MAKI keberatan atas pembebasan Setya Novanto. Pertama dia menyebut, jika terpidana tidak memenuhi syarat berkelakuan baik. Pasalnya, kata Boyamin, Setnov pernah melanggar diantaranya pernah memegang dan menggunakan telepon selular.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Dia juga pernah bepergian dan belanja ke toko Bangunan dan makan di restoran ( semuanya terekam pemberitaan media masa online dan tetap bisa dibuka hingga saat ini ),” kata Boyamin dalam keterangan tertulisnya Selasa (19/8/2025).

Alasan kedua, lanjut Boyamin, Setnov tidak memenuhi syarat tidak tersangkut perkara lain. Setnov masih tersangkut perkara TPPU di Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim.

Baca Juga :  Kepala Inspektorat Deliserdang Terekam Melakukan Penyerangan Terhadap Jurnalis MNC TV

*Hal ini sesuai dengan  jawaban Bareskrim dalam persidangan Praperadilan yang diajukan LP3HI dan ARRUKI. Foto copy terlampir di surat yang kami kirim,” ucapnya.

Menurut Boyamin bahwa syarat-syarat dapat Pembebasan Bersyarat itu harus berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 tahun 2022. Diantaranya,  berkelakuan baik ( tidak masuk register F ) dan tidak tersangkut perkara pidana lain. 

*Dengan tidak memenuhi syarat maka semestinya Menteri Imipas membatalkan Pembebasan Bersyarat Setnov,”tegasnya 

Boyamin menambahkan, jika keputusan tersebut tidak dibatalkan, maka pihaknya akan melakukan gugatan ke PTUN. Untuk memohon Hakim membatalkan pembebasan pelaku korupsi e-KTP tersebut.

“Apabila tidak dibatalkan maka Kami segera akan melakukan gugatan PTUN untuk memohon Hakim PTUN untuk membatalkannya. Terdapat Jurisprodensi pemberian pengurangan hukuman dibatalkan oleh PTUN,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Uang Palsu Rp20 Juta di Cengkareng, Satu Pria Jadi DPO
Berkedok Pangkalan Ojek, Pria di Mangga Besar Diduga Edarkan Puluhan Paket Sabu
Polri Ungkap Pabrik Sabu di Aceh, Barang Bukti 1 ton Lebih
Kejari Kota Tangerang Tetapkan Eks Dirut PT Angkasa Pura Kargo Tersangka Korupsi
Polda Metro Jaya Bongkar Lima Sindikat Kejahatan Lingkungan dan Migas, 11 Orang Ditangkap
Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Naik Tahap Penyidikan, Ini Kata Mabes Polri
Polisi Amankan 24 Orang dalam Operasi Narkotika di Kampung Ambon dan Boncos
SP2HP A1 Terbit Mei, Empat Bulan Tanpa Kabar: Pelapor Pertanyakan Penanganan Kasus Penggelapan di Polsek Bongas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:44 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Uang Palsu Rp20 Juta di Cengkareng, Satu Pria Jadi DPO

Minggu, 1 November 2026 - 12:33 WIB

Berkedok Pangkalan Ojek, Pria di Mangga Besar Diduga Edarkan Puluhan Paket Sabu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Polri Ungkap Pabrik Sabu di Aceh, Barang Bukti 1 ton Lebih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Kejari Kota Tangerang Tetapkan Eks Dirut PT Angkasa Pura Kargo Tersangka Korupsi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Lima Sindikat Kejahatan Lingkungan dan Migas, 11 Orang Ditangkap

Berita Terbaru

Nasional

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:03 WIB