Sampaikan RAPBN dan Nota Keuangan TA 2026, Menko Airlangga Sebut Realisasi Investasi Sesuai Target di Angka Rp924,9 triliun

Sampaikan RAPBN dan Nota Keuangan TA 2026, Menko Airlangga Sebut Realisasi Investasi Sesuai Target di Angka Rp924,9 triliun

- Author

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampakan Rancangan APBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian)

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampakan Rancangan APBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026. (Foto : Humas Kemenko Perekonomian)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sejumlah leading indicator, indeks kepercayaan konsumen sangat positif, begitu pula dengan penjualan riil juga berjalan dengan positif.

Sementara realisasi investasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sudah sesuai dengan target di Rp924,9 triliun. Kemudian, ekspor-impor neraca perdagangan juga positif dengan tumbuh double digit 11,29% dan impor 4,28%.

“Untuk neraca perdagangan di bulan Juni 2025 sebesar USD4,1 miliar, dan cadangan devisa relatif aman lebih dari 6 bulan,”  kata Menko Airlangga dalam Konferensi Pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2026, Jumat (15/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Airlangga, kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang optimal juga tercermin dari perbaikan pada indikator ketenagakerjaan dimana Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)mengalami penurunan dari 4,91%  pada Februari 2024 menjadi 4,76%  di Februari  2025. 

Di samping itu, kata Airlangga, kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan dari 1,26% pada bulan Maret 2024 menjadi 0,85% pada bulan Maret 2025.

“Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), strategi utama untuk penanggulangan kemiskinan tersebut diarahkan melalui stabilitas ekonomi makro dan penciptaan kesempatan kerja,” ujarnya.

Dijelaskan pula, untuk tahun 2026, tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan RAPBN disusun selaras untuk menuju Indonesia Tangguh dan Sejahtera melalui kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi.

Strategi besar kebijakan Pemerintah yang telah disiapkan untuk mendukung pencapaian ekonomi di tahun 2026 diantaranya ketahanan pangan, ketahanan energi, Makan Bergizi Gratis (MBG), program pendidikan, program kesehatan, program pembangunan desa, koperasi, dan UMKM, pertahanan semesta, serta akselerasi investasi dan perdagangan global.

“Beberapa hal yang diarahkan Bapak Presiden terkait dengan aspek kita dan ini kita dorong beberapa hal yang berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja, pembangunan SDM, pendidikan, kesehatan, kemudian hilirisasi, industrialisasi,” jelas  Airlangga.

Baca Juga :  Tak Mau Ikut-ikutan Vietnam Turunkan PPN, Airlangga "Beda Negara Beda Kebijakan"

Selain itu, Pemerintah juga tetap berkomitmen melanjutkan serangkaian langkah strategis melalui berbagai sumber ekonomi baru untuk mendorong daya saing ekonomi. 

Seperti diversifikasi pasar ekspor dan mitra dagang dengan mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional dan memperluas akses ke pasar non-tradisional seperti Afrika dan Timur Tengah.

“Serta memperkuat kerja sama multilateral, transformasi digital dan ekonomi kreatif, penguatan hilirisasi industri dan semikonduktor, serta transisi energi,” ucap Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Airlangga menambahkan, kedepan Pemerintah tetap optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 dan 2026 akan dapat dicapai dengan mempertimbangkan peningkatan signifikan investasi, impor barang modal, dan belanja modal Pemerintah pada semester I-2025.

Sementara.stimulus ekonomi pada semester I-2025 yang terbukti mampu menjaga resiliensi ekonomi dan akan dilanjutkan pada semester II-2025, deregulasi serta reformasi perdagangan dan investasi yang akan meningkatkan kepercayaan investor, serta perbaikan daya saing untuk pemanfaatan kerja sama perdagangan dan investasi.

“Harapan berikut tentu APBN bisa dieksekusi lebih awal dibandingkan tahun 2025, sehingga akselerasi ekonomi bisa lebih besar dan Pak Presiden tadi berharap Danantara di semester 2 dan di tahun depan akan lebih berakselerasi,” pungkas Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Kesehatan, Menteri Pertanian, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Kepala Badan Gizi Nasional, dan sejumlah perwakilan pejabat Eselon I Kementerian/Lembaga. **

Berita Terkait

Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026
Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu
Asuransi Rumah Menanggung Kerusakan Akibat Rayap? Ini yang Perlu Diketahui
Panduan Pendanaan Modal Ventura untuk Startup
Omzet UMKM Naik, Keuntungan Justru Bisa Menyusut
KAI Logistik Layani Lebih dari 138 Ribu Pengiriman Hewan Peliharaan, Tumbuh 19%
Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi
Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:40 WIB

Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026

Senin, 2 November 2026 - 11:31 WIB

Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Asuransi Rumah Menanggung Kerusakan Akibat Rayap? Ini yang Perlu Diketahui

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Panduan Pendanaan Modal Ventura untuk Startup

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Omzet UMKM Naik, Keuntungan Justru Bisa Menyusut

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026

Senin, 2 Nov 2026 - 11:40 WIB

Ekonomi & Bisnis

Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu

Senin, 2 Nov 2026 - 11:31 WIB