Perluas Akademik di Tingkat Nasional, UIN Raden Mas Surakarta Luncurkan Prodi Doktor

Perluas Akademik di Tingkat Nasional, UIN Raden Mas Surakarta Luncurkan Prodi Doktor

- Author

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus UIN Surakarta (Foto : Kemenag)

Kampus UIN Surakarta (Foto : Kemenag)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA.- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta meluncurkan Program Studi (Prodi) Doktor (S3) Studi Islam sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan perluasan kontribusi akademik di tingkat nasional. 

Peluncuran ini dihadiri Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Sahiron, Rektor UIN Surakarta Toto Suharto, dan Direktur Pascasarjana Islah.

Mengusung tema “Jalan Baru Kajian Islam di Indonesia: Digital Islam, Postcolonialism, dan Kenusantaraan”, peluncuran Prodi S3 ini menandai langkah strategis UIN Surakarta dalam mengembangkan kajian keislaman yang kontekstual, multidisipliner, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Rektor UIN Surakarta menyampaikan rasa syukur atas peresmian program doktoral tersebut. Ia menyebut peluncuran ini sebagai hasil dari kerja kolektif yang berdampak.

“Selamat datang Direktur Diktis di Kampus Pakis! Terima kasih atas kehadiran dan dukungannya. Ini adalah buah dari kerja berdampak kita bersama. Semoga Prodi S3 Studi Islam ini membawa berkah dan kemaslahatan bagi UIN Surakarta serta menjadi bagian dari langkah kami menuju kampus yang unggul,” ujar Rektor UIN Surakarta Toto Suharto, di Surakarta, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga :  Kepala BGN Klaim Pengadaan Motor Operasional MBG Bukan Pemborosan, Lebih Murah Dari Harga Pasaran

Direktur Diktis Sahiron mengapresiasi inisiatif pengembangan Prodi S3 Studi Islam ini. Ia juga memberikan penekanan akademik terkait perbedaan orientasi berpikir antara jenjang S1, S2, dan S3.

“Mahasiswa S1 dituntut untuk mampu mendeskripsikan data secara akurat. Mahasiswa S2 harus dapat menganalisis data menggunakan berbagai pendekatan dalam bidangnya. Sedangkan untuk S3, pendekatannya harus lebih dalam: mencari makna di balik data melalui analisis kritis. Di sinilah letak kekhasan studi doktoral,” papar Guru Besar Ilmu Tafsir tersebut.

Acara peluncuran ditutup dengan penandatanganan nota peresmian Prodi S3 Studi Islam oleh Rektor UIN Surakarta dan Direktur Diktis Kementerian Agama RI. **

Berita Terkait

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit
“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG
Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru
Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam
Kolaborasi Polri, Komdigi dan UPH Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Sekretaris DK BM PAN Soroti Demo Mahasiswa Soal Rupiah dan MBG, Ingatkan Parpol Konsisten Dukung Prabowo Gibran
Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIB

“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06 WIB

Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru

Senin, 20 Juli 2026 - 12:56 WIB

Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:24 WIB

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam

Berita Terbaru