Banjir Meluas di Kabupaten Tangerang, Ribuan Keluarga Terdampak

Banjir Meluas di Kabupaten Tangerang, Ribuan Keluarga Terdampak

- Author

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustarasi Banjir (Foto : Pixabay)

Ilustarasi Banjir (Foto : Pixabay)

Kabupaten Tangerang dilanda bencana banjir, hingga meluas di delapan kecamatan. Akibatnya lebih dari 5.500 kepala keluarga tempat tinggalnya tergenang air.

Fenomena ini diduga terkait erat dengan proyek pengembangan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.

Dullah, seorang warga Kecamatan Kronjo, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini. “Sebelum adanya proyek PIK2, walaupun hujan sangat lebat banjir tidak setinggi seperti sekarang ini. Saat ini, daerah resapan banyak yang hilang karena diuruk,” tuturnya dikutip Kamis (30/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujar Sudrajat, membenarkan pernyataan tersebut. Ia melaporkan bahwa dalam dua hari terakhir, ribuan rumah di Kabupaten Tangerang terendam banjir.

“Lima kecamatan yang terendam banjir berada di wilayah pesisir Pantai Utara Kabupaten Tangerang. Pertama, Kecamatan Kronjo, Mauk, Sepatan, Sepatan Timur, Pakuhaji, dan Kosambi,” jelas Sudrajat.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga mencapai satu meter di beberapa lokasi. Tiga kecamatan lainnya yang terkena dampak banjir adalah Pasar Kemis, Rajeg, dan Gunung Kaler.

Baca Juga :  Hadiri Halalbihalal di Sindang Jaya, Wabup Tangerang Intan Ingatkan Soal Sampah

“Jumlah warga yang terdampak banjir sedikitnya ada 5.535 KK. Sebagian di antaranya terpaksa mengungsi,” tambah Sudrajat.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang,Agun Guntara menjelaskan, banjir di Kecamatan Pasar Kemis dan Rajeg disebabkan oleh jebolnya tanggul. Namun, situasi paling parah terjadi di Perumahan Duta Bandara Permai, Kecamatan Kosambi.

“Permukiman di RW 09 hingga 13 yang terdampak banjir sebanyak 2.500 KK. Kemudian, di Desa Gelam Jaya RT 01 RW 015, Kecamatan Pasar Kemis sebanyak 410 KK,”bebernya.

Sebagai informasi, banjir yang melanda Kabupaten Tangerang ini tidak hanya disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, tetapi juga akibat meluapnya sungai-sungai yang melintasi wilayah tersebut. Situasi ini semakin diperparah dengan berkurangnya daerah resapan air akibat proyek pengembangan yang sedang berlangsung. **

 

Penulis : Ardhi 

Berita Terkait

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang
Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga
Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos
Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah
Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik
Pagelaran Seni Akbar Tahun 2026 Santri Pondok Pesantren Daar El-Huda Berlangsung Meriah
Dari Masjid untuk Umat: UPZ Al-Ikhlas Tangerang Tunjukkan Kekuatan Zakat Transparan
Wujudkan Cita-cita Almarhum Ayahanda, Zaki-Intan Resmikan Politeknik Ismet Iskandar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:14 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:24 WIB

Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00 WIB

Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:17 WIB

Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik

Berita Terbaru