Langkah Persuasif Satgas Yonif 501/BY Sukses, Wakil Pimpinan OPM Kodap IV/Sorong Raya Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Langkah Persuasif Satgas Yonif 501/BY Sukses, Wakil Pimpinan OPM Kodap IV/Sorong Raya Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

- Author

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, MAYBRAT – Satgas Yonif 501/Bajra Yudha kembali mencatatkan prestasi dalam penugasannya menjaga keamanan dan keutuhan NKRI di Papua Barat, Selasa (14/1/2025). HK, salah satu Wakil Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya, secara resmi menyerahkan diri bersama istri dan anaknya setelah hidup dalam persembunyian di hutan.

HK diketahui terlibat dalam penyerangan brutal Posramil Kampung Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada 2 September 2021, yang mengakibatkan gugurnya empat prajurit TNI, termasuk Komandan Posramil. Penyerahan diri ini menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan perdamaian di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini merupakan buah dari pendekatan humanis persuasif dan dialogis yang diterapkan Satgas Yonif 501/BY di bawah pimpinan Letkol Inf Yakhya Wisnu Ariyanto. Sejak bertugas di Maybrat pada 2024, Satgas tercatat berhasil membujuk tiga simpatisan dan delapan anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya untuk kembali ke pangkuan NKRI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penyerahan diri HK dimulai sejak 13 Januari 2025 malam, ketika Pos Fuog Satgas Yonif 501/BY yang dipimpin oleh Letda Inf Fanno menerima informasi dari seorang mantan anggota OPM yang telah lebih dulu bergabung kembali dengan NKRI. Informasi ini menyebutkan bahwa HK, bersama keluarganya, ingin menyerahkan diri. Setelah menerima laporan tersebut, Letda Fanno segera melaporkan ke Dansatgas Yonif 501/BY, Letkol Inf Yakhya.

Baca Juga :  Tinjau Pemungutan Suara Ulang di Papua, Begini Harapan Wamendagri

Selanjutnya, 14 Januari 2025 pagi, proses penjemputan HK pun berlangsung di ujung Kampung Fuog dengan melibatkan Satgas Yonif 501/BY, perwakilan pemerintah Kabupaten Maybrat, serta Kepala Bagian Eksodus/Pemulangan, Bapak Mellianus Saa. Setelah menyerahkan diri, HK dan keluarganya menjalani pemeriksaan kesehatan dan wawancara singkat untuk mengumpulkan data diri. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa HK adalah salah satu DPO terkait peristiwa penyerangan Posramil Kampung Kisor.

Setelah itu, HK dan keluarganya diantar ke Kampung Sorry untuk bertemu dengan keluarga besar mereka. Proses ini juga dikoordinasikan dengan Kapolres Maybrat untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, di mana HK kemudian diserahkan kepada Pemkab Maybrat untuk proses hukum lebih lanjut.

Dansatgas Yonif 501/BY, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan ini. “Momen ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan humanis dan dialogis dapat menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan konflik. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah terus kami jaga demi menciptakan rasa damai dan aman bagi masyarakat Papua Barat,” ujar Letkol Inf Yakhya.

Dengan capaian ini, Satgas Yonif 501/BY kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus membangun kedamaian di Papua Barat. (Dispenad)

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Tag :
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ekstasi dan Sabu di Jakarta Utara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIB