Gerai Lengkong Menggelar Acara bertajuk “Perempuan Berdaya, Bumi Terjaga”

Gerai Lengkong Menggelar Acara bertajuk “Perempuan Berdaya, Bumi Terjaga”

- Author

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, TANGSEL –  Dalam Rangka  memperingati Hari Ibu sekaligus  merayakan Hari Jadi Kota Tangerang Selatan ke-16, Gerai Lengkong menggelar acara bertajuk “Perempuan Berdaya, Bumi Terjaga” berlangsung ramai dan sukses. Sabtu (21/12/2024)

Momentum Hari ibu ini sangatlah penting dalam memperkuat peran perempuan dalam pelestarian lingkungan melalui gerakan 1000 Perempuan Siap Pilah dan Olah Sampah di Acara Gerai Lengkong tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Lista Hurustiati  Sebagai Founder Gerai Lengkong menegaskan bahwa gerakan pilah dan olah sampah harus menjadi kebiasaan yang diwariskan lintas generasi. Ia juga menekankan pentingnya regulasi yang mendukung gerakan ini, serta kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sampah masih persoalan besar, kami ingin penyelesaian sampah bukan sebatas dari hulunya saja tapi ada dari hulu ke hilir. Hilirisasi nya apa yaitu sumbernya dulu kita selesaikan, para ibu ini bergerak bersama sama menularkan kebiasaan memilah sampah dimulai dari rumah, momen dari hari ibu inilah kita jadikan sebuah momentum untuk sebuah perubahan pergerakan para perempuan dengan mengangkat tema “perempuan berdaya bumi terjaga”, ungkapnya.

Lista menjelaskan sampah yang sudah kita pilih dan diolah menjadi sesuatu yang berharga, harapannya ini bisa dilirik oleh perusahaan sebagai suvenir,  jadi ada simpulan ekonominya yang berputar, pungkasnya.

Dalam Acara tersebut Drs. Chaerudin, Asda 1 Tangerang Selatan, mewakili Walikota Tangerang Selatan, yang dalam kesempatan ini mengukuhkan kepengurusan Gerakan Peduli Tangsel (GPT).

GPT diharapkan menjadi wadah kolaborasi komunitas dan pegiat lingkungan untuk mendukung visi Tangerang Selatan sebagai kota inovatif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sempat Dirawat, Pengacara Kondang Alvin Lim Meninggal Dunia

Drs. Chaerudin menyampaikan apresiasi kepada para perempuan penggerak lingkungan yang telah menjadi motor perubahan di masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk mendukung gerakan ini melalui kebijakan yang mendorong partisipasi masyarakat secara luas, ungkapnya.

Turut hadir Direktur Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Ibu Vinda Damayanti Anshar, S.Si., M.Sc., dalam sambutannya menyoroti tantangan besar yang dihadapi Tangerang Selatan terkait pengelolaan sampah. Setiap hari, sekitar 1000 ton sampah dihasilkan, sementara TPA Cipeucang hanya mampu menampung 200-300 ton.

Oleh karena itu, inisiatif seperti 1000 Perempuan Siap Pilah dan Olah Sampah diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi volume sampah. Ibu Vinda menegaskan bahwa peran perempuan sangat strategis dalam mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya, menciptakan peluang ekonomi, dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Acara ini turut menghadirkan tokoh-tokoh perempuan inspiratif, seperti:

Ibu Nani Hadi Tjahyanto – Ketua Umum KOWANI

Bunda Dewi Motik – Motivator Pemberdayaan Perempuan

Ibu Ratih Sanggarwati – Ketua Umum Komunitas Ibu Cerdas Indonesia

Ibu Veve Safitri – Ketua Umum Perpina

Lista Hurustiati – Founder Gerai Lengkong

Rangkaian Acara: 

Workshop Pengelolaan Sampah bersama praktisi dan pegiat lingkungan

Apresiasi Perempuan Inspiratif dalam pengelolaan lingkungan

Bazar UMKM dan produk olahan sampah

Lomba Video pilah olah sampah

Penampilan Angklung oleh ibu-ibu Pengurus Bank Sampah Giriloka BSD

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Gerai Lengkong berharap gerakan ini dapat menjadi model inspiratif yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia. (Hermansyah)

Berita Terkait

Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026
Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD
Pastikan Bangunan Aman dan Laik Huni, DCKTR Tangsel Gencar Sosialisasikan SLF
DCKTR Tangsel Gerak Cepat: Ribuan Liter Air Bersih Mengalir ke 160 Keluarga Terdampak Kekeringan di Keranggan
Dari 7,52% ke 8,58%: Rahasia Tangsel dalam Menambah Ruang Hijau di Tengah Kota Padat
Harga Daging Meroket di Pasar Ciputat, Pedagang Mengeluh Ditinggal Pembeli
DPD Muda Bergerak Tangsel Kolaborasi dengan HIPMA Jakarta: Solidaritas Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di NTT
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:17 WIB

Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026

Senin, 14 September 2026 - 08:40 WIB

Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa

Selasa, 8 September 2026 - 14:54 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD

Kamis, 3 September 2026 - 23:21 WIB

Pastikan Bangunan Aman dan Laik Huni, DCKTR Tangsel Gencar Sosialisasikan SLF

Rabu, 2 September 2026 - 21:54 WIB

DCKTR Tangsel Gerak Cepat: Ribuan Liter Air Bersih Mengalir ke 160 Keluarga Terdampak Kekeringan di Keranggan

Berita Terbaru