Harga Daging Meroket di Pasar Ciputat, Pedagang Mengeluh Ditinggal Pembeli

Harga Daging Meroket di Pasar Ciputat, Pedagang Mengeluh Ditinggal Pembeli

- Author

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL, JEJAKNARASI.ID – Lonjakan harga daging ayam dan daging sapi di Pasar Ciputat mulai memicu dampak serius terhadap daya beli masyarakat. Sejumlah pedagang melaporkan terjadinya penurunan volume belanja dari konsumen, bahkan sebagian pelanggan memilih membatalkan pembelian akibat harga yang dinilai terlalu tinggi.

Menurut keterangan Nuri, salah satu pedagang ayam di Pasar Ciputat, tren kenaikan harga ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir. Momentum kenaikan harga tersebut tercatat bersamaan dengan dimulainya kembali tahun ajaran baru sekolah.

Secara rinci, komoditas ayam filet mengalami kenaikan signifikan dari harga semula Rp48.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, untuk ayam utuh (ekoran) ukuran satu kilogram, harganya melonjak dari Rp35.000 menjadi Rp48.000 per kilogram.

“Naiknya sudah sekitar satu bulan, semenjak anak sekolah mulai masuk,” ujar Nuri saat dikonfirmasi pada Jumat (21/8/2026). Ia menambahkan bahwa situasi ini memaksa konsumen mengurangi kuantitas belanja, bahkan tidak sedikit yang mengurungkan niat membeli daging ayam sama sekali.

Kondisi serupa juga dikeluhkan oleh Aceng, pedagang lain di pasar tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa banyak pelanggan yang mengurungkan niat berbelanja akibat terdampak lonjakan harga komoditas hewani ini.

“Pelanggan pada kabur, jadi nggak belanja,” keluh Aceng.

Merespons situasi ini, para pedagang berharap adanya intervensi langsung dari pemerintah melalui kebijakan yang tepat guna menstabilkan kembali harga pangan di pasar.

“Pengennya sih pemerintah hadir, supaya harganya kembali normal,” tutup Aceng.

Berita Terkait

Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026
Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD
Pastikan Bangunan Aman dan Laik Huni, DCKTR Tangsel Gencar Sosialisasikan SLF
DCKTR Tangsel Gerak Cepat: Ribuan Liter Air Bersih Mengalir ke 160 Keluarga Terdampak Kekeringan di Keranggan
Dari 7,52% ke 8,58%: Rahasia Tangsel dalam Menambah Ruang Hijau di Tengah Kota Padat
DPD Muda Bergerak Tangsel Kolaborasi dengan HIPMA Jakarta: Solidaritas Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di NTT
Semarak HUT RI Ke-81, Ikarda 202 Gelar Jalan Santai Hingga Panjat Pinang
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:17 WIB

Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026

Senin, 14 September 2026 - 08:40 WIB

Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa

Selasa, 8 September 2026 - 14:54 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD

Kamis, 3 September 2026 - 23:21 WIB

Pastikan Bangunan Aman dan Laik Huni, DCKTR Tangsel Gencar Sosialisasikan SLF

Rabu, 2 September 2026 - 21:54 WIB

DCKTR Tangsel Gerak Cepat: Ribuan Liter Air Bersih Mengalir ke 160 Keluarga Terdampak Kekeringan di Keranggan

Berita Terbaru

Daerah

Isu Rumah Tangga Dewan PKS Jambi Viral di Medsos

Senin, 14 Sep 2026 - 14:44 WIB