Tak Mau Ikut-ikutan Vietnam Turunkan PPN, Airlangga "Beda Negara Beda Kebijakan"

Tak Mau Ikut-ikutan Vietnam Turunkan PPN, Airlangga “Beda Negara Beda Kebijakan”

- Author

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ikut menanggapi sikap pemerintah Vietnam yang menurunkan PPN yang semula 10 persen menjadi 8 persen.

Keputusan pemerintah Vietnam itu menjadi ramai dibicarakan publik. Sebab, disaat bersamaan pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk menaikankan PPN yang semula 11 persen menjadi 12 persen mulai tanggal 1 Januari 2025.

Terkait persoalan tersebut, Airlangga pun tak mau ikut-ikutan dengan menyebut setiap negara memiliki kebijakan ekonomi yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kan beda negara, beda kebijakan,” ucap Airlangga di Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga :  Kemenag : Kepala KUA Boleh Dijabat Penyuluh Agama Islam

Airlangga berpendapat, meskipun nantinya Vietnam akan memiliki tarif PPN yang lebih rendah, hal itu tidak akan berdampak terhadap daya saing Indonesia dengan negara Vietnam.

“Tidak (berdampak penurunan tarif PPN Vietnam). PPN kan untuk barang yang sudah,” ujar Airlangga singkat.

Dikutip dari media lokal Vietnam berbahasa Inggris, Vietnam News pada Kamis (12/12/2024), Majelis Nasional (The National Assembly) atau setingkat DPR RI di Indonesia, sudah menyetujui perpanjangan penurunan PPN menjadi 8 persen.

Kebijakan perpanjangan pengurangan tarif PPN di Vietnam berlaku sampai dengan Juni 2025.

Berita Terkait

Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang
HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIB

Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Berita Terbaru