Yandri Ingatkan Pejabat Kemendes Jangan Ada yang Petantang – Petenteng

- Penulis

Senin, 28 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Dalam sambutannya di acara ‘Expose Program Untuk Model Program Percepatan PPDT’ mengingatkan, agar para pejabat dj KemendesPDT tidak boleh ada yang merasa tinggi hati, Senin (28/10/2024).

“Jadi kita jangan merasa hebat, kita ini punya tanggung jawab yang besar. Maka saya minta ke keluarga besar KemendesPDT, agar tidak ada yang sombong, tidak ada pejabat yang petantang – petenteng,” ucap Yandri dalam sambutamnya.

Politikus PAN ini menilai, pejabat itu harus melayani rakyat. Sebab, pejabat sejatinya adalah pelayan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ini pelayan, kita adalah yang dianugerahi nikmat yang begitu besar, dimuliakan. Maka tugas kita hari ini adalah, bagaimana menggeser air mata kemiskinan yang didaratan itu menjadi air mata kebahagiaan,” ucap Yandri.

Baca Juga :  Polemik Pemindahan Ibu Kota Ke IKN, Jokowi " Jangan Terburu-buru, Kalau Dipaksakan Akhirnya Engga Baik"

Atas dasar itu, Yandri berencana untuk terjun langsung ke desa-desa untuk menghayati sendiri persoalan yang nyata. Ia akan menginap di desa-desa, dan juga ikut belajar masalah dan menuntaskan persoalan yang terjadi di desa.

“Pak Prabowo menunjuk saya sebagai menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pak ini dunia saya, maka nanti saya akan temani teman-teman perusahaan itu enggak perlu menginap di hotel,” ucapnya.

“Saya bisa menginap di kebun, saya bisa nginap di sawah, saya bisa menginap di rumah-rumah warga, biar kita angkat jiwa raganya itu, bahwa orang desa bisa maju,” kata Yandri. (/JS)

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Puji Langkah Cepat TNI-Polri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Internasional

Trump Tolak Bantuan 2 Kapal Induk Inggris: Hanya Sekelas Mainan

Jumat, 27 Mar 2026 - 17:47 WIB

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank

Ekonomi & Bisnis

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:19 WIB