Istana Klaim Jokowi Sosok Presiden yang Rendah Hati Karena Seringnya Meminta Maaf Kepada Rakyat Jelang Akhir Masa Jabatan

Istana Klaim Jokowi Sosok Presiden yang Rendah Hati Karena Seringnya Meminta Maaf Kepada Rakyat Jelang Akhir Masa Jabatan

- Author

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Pihak istana ikut berkomentar terkait seringnya Presiden Jokowi meminta maaf kepada masyarakat, jelang berakhir masa jabatannya pada tanggal 20 Oktober 2024.

Permintaan maaf tersebut sering dilakukan Jokowi saat kegiatan kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden Jokowi telah menunjukan sikap kerendahan hati dan keberaniannya untuk meminta maaf secara langsung atas kekurangsempurnaannya selama menjabat sebagai Presiden”. Ujar Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana, Jumat (04/10/2024).

Yusuf berpendapat, permohonan maaf itu menunjukan bahwa Jokowi bertanggung jawab atas kebijakan yang telah dijalankan.

Baca Juga :  Seperti Halnya Pada Pilpres, Slogan Perubahan Terjadi Juga Di Pilkada Kabupaten Tangerang

Selain itu, permintaan maaf langsung Jokowi juga di nilai sebagai cerminan hubungan langsung presiden dengan rakyatnya, ucap Yusuf.

“Itu adalah komitmen beliau terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas yang kuat dalam kepemimpinannya”, tegas Yusuf.

Diketahui, Presiden Jokowi sudah beberapa kali menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat saat kunjungan kerja di sejumlah daerah.

Salah satunya, Jokowi memohon maaf saat meninjau Pasar Soponyono, Surabaya, Jawa Timur, pada awal September.

Terbaru Jokowi meminta maaf kepada masyarakat saat mengunjungi Pasar LIPA Kalabahi, di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Berita Terkait

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:29 WIB

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Oleh-oleh Favorite dari Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:37 WIB

Kesehatan

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:12 WIB