Soal Pengibaran Bendera One Piece, Begini Kata Menko Polkam

- Author

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Budi Gunawan (Foto : Eki Baehaki)

Menko Polkam Budi Gunawan (Foto : Eki Baehaki)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menyikapi fenomena pengibaran bendera simbol fiksi dari cerita manga Jepang, One Piece oleh masyarakat yang menjadi perbincangan di media sosial jelang HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menegaskan bahwa tindakan pengibaran bendera simbol fiksi One Piece tersebut merupakan provokasi yang mencederai martabat bendera perjuangan bangsa.

Menko Polkam Budi Gunawan mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menghargai pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bendera merah putih yang kita kibarkan sekarang adalah hasil perjuangan kolektif pendahulu kita,” ujarnya Budi Gunawan di Jakarta, Jumat 1 Agustus 2025.

Budi menekankan pentingnya menahan diri dari tindakan yang memprovokasi dengan simbol cerita fiksi One Piece yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa.

Baca Juga :  Menko Polkam Pastikan Perbaikan Komunikasi di Papua Selatan

Dalam hal ini pemerintah melalui Kemenko Polkam juga mengingatkan adanya konsekuensi pidana bagi mereka yang mencederai kehormatan bendera. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1),

 “Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara di bawah bendera atau lambang apa pun.” tegas Budi Gunawan. 

Menko Polkam menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan hukum secara tegas dan terukur jika ditemukan unsur kesengajaan dan provokasi. Langkah ini diambil untuk memastikan ketertiban dan kewibawaan simbol-simbol negara.

Meskipun demikian, pemerintah juga mengapresiasi ekspresi kreativitas dalam memperingati Hari Kemerdekaan, namun menghimbau agar ekspresi tersebut tidak melanggar batas dan mencederai simbol negara. 

Menko Polkam mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan penuh rasa syukur.(eki)

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Puji Langkah Cepat TNI-Polri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:34 WIB

DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil

Berita Terbaru

Internasional

Trump Tolak Bantuan 2 Kapal Induk Inggris: Hanya Sekelas Mainan

Jumat, 27 Mar 2026 - 17:47 WIB