Dorong Reformasi Pendidikan Vokasi, FPTP Gelar FGD bersama SMK Mitra Industri, Toyota dan Kementerian Teknis

Dorong Reformasi Pendidikan Vokasi, FPTP Gelar FGD bersama SMK Mitra Industri, Toyota dan Kementerian Teknis

- Author

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq (kanan). (foto : Ist)

Wakil Ketua Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq (kanan). (foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra strategis. Kegiatan ini diikuti oleh SMK Mitra Industri Bekasi, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, dan Kementerian Perindustrian. 

FGD ini merupakan bagian dari tindak lanjut dari hasil Konferensi Internasional Transformasi Pesantren FPTP beberapa waktu lalu. Acara tersebut diselenggarakan di ruang kerja Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Ketua FPTP KH Saifullah Mashum mengatakan, FGD ini merupakan bagian dari langkah konkret FPTP untuk memperluas jejaring transformasi pesantren agar terhubung langsung dengan ekosistem pendidikan vokasi dan industri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara pesantren, sekolah vokasi, dan dunia usaha agar lulusan pesantren tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga produktif secara ekonomi.

“Pesantren tidak boleh tertinggal. Kita ingin pesantren menjadi pusat pembentukan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dalam sektor manufaktur dan teknologi. Karena itu, kami hadirkan mitra-mitra strategis seperti Toyota dan SMK Mitra Industri yang sudah terbukti mampu menjembatani dunia pendidikan dan industri,” ujar KH Saefullah Maksum.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal  mendukung penuh kegiatan ini. Pasalnya, ia menilai transformasi pesantren harus dibarengi dengan integrasi kurikulum vokasi dan perluasan jejaring kerja sama dengan sektor industri.

Baca Juga :  Usai Pensiun, Jokowi Akan Rutin Ke IKN, Demi Cek Perkembangan Pembangunan IKN

“Ini bukan lagi wacana, tapi langkah nyata. Sinergi ini akan mempercepat lahirnya pesantren vokasi yang mencetak santri unggul, mandiri, dan relevan dengan kebutuhan industri,” tegasnya saat membuka kegiatan FGD ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq menambahkan bahwa pesantren dan SMK bisa menjadi pilar utama pendidikan berbasis karakter dan keterampilan. Ia mendorong agar kementerian teknis seperti Kemenperin dan Kemendikbudristek secara aktif mendukung pesantren dalam membangun infrastruktur pendidikan vokasi yang adaptif dan aplikatif.

FGD ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh Fraksi PKB DPR RI seperti Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid, Abdul Halim Iskandar, Ida Fauziah, Anggia Erma Rini, Dita Indah Sari, Yanuar Prihatin, Lalu Hadrian Ifrani, dan Nur Nadlifah. Semua pihak sepakat bahwa integrasi pesantren dengan pendidikan vokasi dan dunia usaha merupakan jalan strategis menuju kemandirian ekonomi umat dan daya saing bangsa.

Toyota dan SMK Mitra Industri menyampaikan praktik baik kolaborasi mereka, termasuk program magang, sertifikasi industri, dan keterlibatan guru tamu dari dunia usaha. Dirjen Vokasi dan Kemenperin pun menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung akselerasi transformasi pesantren berbasis vokasi.**

Berita Terkait

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:18 WIB

Ekonomi & Bisnis

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:15 WIB