Jadi Kejahatan Siber Tertinggi, Kapolri Imbau Masyarakat Waspada Love Scamming dan Judi Online

Jadi Kejahatan Siber Tertinggi, Kapolri Imbau Masyarakat Waspada Love Scamming dan Judi Online

- Author

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jendral Listyo Sigit mengimbau Masyarakat agar tetap Waspada Love Scamming dan Judi Online (Foto: 1st)

Kapolri Jendral Listyo Sigit mengimbau Masyarakat agar tetap Waspada Love Scamming dan Judi Online (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kejahatan siber yang kian mengkhawatirkan. Dua jenis kejahatan yang kini mendominasi diantaranya love scamming dan judi online, yang telah memakan banyak korban, bahkan hingga ke mancanegara.

Dalam acara Program Mentoring Berbasis Risiko yang digelar di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Kamis (08/5/2025). Kapolri mengatakan bahwa modus love scamming banyak menjerat korban secara emosional hingga akhirnya kecanduan.

“Kejahatan love scamming itu awalnya coba-coba, lalu ketagihan. Korbannya dari berbagai profesi, namun tidak dapat kami sebutkan karena alasan privasi,” ucap Listyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri mencatat, dalam pengungkapan terbaru, terdapat 19 WNI pelaku love scamming yang diamankan. Dari total korban, hanya 1 berasal dari Indonesia, sementara 367 korban lainnya berasal dari lebih dari 20 negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Brasil, dan Jerman.

Judi Online Duduki Peringkat Tertinggi

Selain love scamming, Kapolri juga mengungkap bahwa judi online menjadi kejahatan siber peringkat pertama di Indonesia. Bersama Bareskrim Polri dan PPATK, hingga awal Mei 2025, aparat berhasil memblokir 865 rekening senilai lebih dari Rp194 miliar yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online.

Baca Juga :  Gus Dur Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, KH Maman Imanulhaq : Pengakuan Langkah Hidup Pejuang Kemanusiaan

“Kami menerima laporan dari PPATK terkait 5.885 rekening dengan transaksi hingga Rp224 miliar. Proses pemblokiran dan penyitaan terus kami lakukan,” ujar Komjen Wahyu Widada, Kabareskrim Polri.

Dari laporan tersebut, 18 laporan polisi telah dibuat dan 164 rekening telah disita senilai Rp61,1 miliar. Penelusuran masih terus berlangsung karena proses hukum harus dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh.

Sinergi Lintas Lembaga Diperlukan

Kapolri menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga negara dalam memerangi kejahatan siber. Ia menyebutkan sejumlah pihak yang memiliki peran penting seperti PPATK, Kejaksaan, Hakim, Kemenkominfo, Kemenkeu, Bank Indonesia, OJK, penyedia jasa keuangan, hingga organisasi internasional.

“Keamanan ruang siber adalah tanggung jawab bersama. Kita harus mencegah uang masyarakat mengalir ke luar negeri akibat penipuan dan judi online,” tegasnya.

Langkah tegas Polri dalam pemberantasan kejahatan siber ini mendapat dukungan luas dari masyarakat. Di media sosial, sejumlah tagar seperti #StopLoveScamming dan #PerangJudiOnline menjadi trending, menandakan kesadaran publik yang semakin tinggi terhadap pentingnya perlindungan digital. **

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Diskon Besar Tetapi Kesadaran Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:20 WIB