Jokowi Dianggap Tokoh Guru Bangsa, Said Didu : Kalau Gurunya Seperti Dia, Muridnya Seperti Apa Ya ?

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA. Spanduk Besar bertuliskan Ucapan terima kasih bapak Jokowi dan Ibu Iriana, teruslah menjadi Guru Bangsa, doa kami selalu, terbentang di Jalan Utama kota Solo Jawa Tengah.

Spanduk besar tersebut di pasang oleh relawan Alap-alap Jokowi sebagai tanda ucapan terima kasih atas pengabdiannya Sebagai Presiden RI 10 tahun blakangan ini.

Ucapan terima kasih yang di buat oleh relawan jokowi tersebut, sontak mendapat banyak komentar netizen di media sosial, salah satunya mantan Stafsus Menteri ESDM, Said Didu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Said Didu berkomentar untuk mempertanyakan Julukan yang di sematkan ke Jokowi sebagai ‘Guru Bangsa’. “Kalau Gurunya Seperti Dia, Muridnya Seperti Apa ?”, tulis Said Didu melalui akun X miliknya @mssaid_didu, Jumat (04/09/2024).

Baca Juga :  Sempat Diremehkan, Anies Buktikan Macan yang Telah Terbangun Jadi Tidur Lagi

Menjuluki seseorang sebagai Guru Bangsa tidak hanya sebatas kata saja, lembaga Survei Litbang Kompas pernah melakukan jajak pendapat terkait menjuliki seseorang sebagai ‘Guru Bangsa’.

Ada empat kriteria utama yang muncul di benak publik, apa yang terlintas tentang guru bangsa. Empat kriteria tersebut adalah sosok akademisi, negarawan, tidak memiliki ambisi politik dan Agamawan.

Keempat kriteria ini mempresentasikan nilai-nilai ideal yang harus dimiliki oleh seseorang ketika disebut sebagai guru bangsa.

Beberapa nama yang sering dijuluki tokoh guru bangsa adalah Hos Tjokroaminoto pendiri Serikat Islam, Ki Hadjar Dewantara pediri Taman Siswa, KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, KH Hasyim Ashari pendiri NU, Ir Soekarno Tokoh Revolusi Kemerdekaan, Ir Bj Habibie dikenal sebagai Intelektual jenius dan negarawan.

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB