Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG

Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG

- Author

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, SERANG – Pemuda Berdampak bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) Seluruh Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Banten dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) DPC Banten serta berbagai elemen kepemudaan menggelar Diskusi Publik bertajuk “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Mengawal Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG” pada Senin (01/06/2026). Kegiatan tersebut diadakan di Aula Kampus Institut Banten, Kota Serang.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis yang menghadirkan berbagai tokoh pemuda, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan guna membahas pentingnya pengawasan publik terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Ketua BEM Institut Banten Periode 2025–2026, Nana Supriatna, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual dalam mengawal jalannya kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program MBG merupakan kebijakan yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaannya harus menjadi perhatian bersama. Mahasiswa harus hadir sebagai agen kontrol sosial yang memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bagas Yulianto, Founder Pemuda Berdampak, menyampaikan bahwa generasi muda harus mengambil peran aktif dalam mengawal pembangunan nasional.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Melalui diskusi ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan terhadap kebijakan publik merupakan bagian dari kontribusi nyata generasi muda untuk Indonesia. Program MBG harus dikawal bersama agar pelaksanaannya transparan, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat,” kata Bagas.

Baca Juga :  Dukung MBG, Kemnaker Cetak Tenaga Kerja Berkompetensi Standar Pemenuhan Gizi Melalui Program TMT

Dari tingkat nasional, Yogi Syahputra Alaydrus, Koordinator Pusat BEM PTMAI Se-Indonesia, menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan kebijakan publik merupakan bagian dari fungsi demokrasi yang sehat.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai mitra kritis pemerintah. Program MBG harus dijalankan berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, yakni transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, kita dapat memastikan kebijakan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, M. Nurul Hakim, Ketua Umum Permahi Banten 2025–2026, menekankan pentingnya aspek hukum dalam pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara.

“Setiap kebijakan yang dibiayai oleh anggaran publik harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan terbuka kepada masyarakat. Pengawasan yang dilakukan pemuda dan mahasiswa bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan tata kelola yang baik serta mencegah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program,” tegas Nurul.

Melalui forum ini, para narasumber berharap lahirnya rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah serta memperkuat partisipasi pemuda dan mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.

Diskusi publik ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berintegritas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu: Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju
Wali Kota Serang Buka Suara Soal Dugaan Pencatutan Namanya Oleh Pihak Konsultan Pinjol, Siapkan Langkah Hukum
Polres Serang Resmi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH
Aktifis Perempuan Tangerang Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis Saat Peliputan di PT GRS
Pedagang Kecil Bisa Nikmati Rumah Subsidi DP Ringan di Serang
Jelang 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, HMI Serang Soroti Program Kerja yang Belum Maksimal
BEM Banten Bersatu Bersama Siswa SMAN 4 Kota Serang Tuntut Transparansi dan Perubahan di SMAN 4 Kota Serang
MTs Salafiyyah Darul Bayan Gelar Wisata Literasi dan Sejarah Bagi Siswa Kelas IX 
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:39 WIB

Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG

Minggu, 12 April 2026 - 18:58 WIB

Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu: Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju

Minggu, 12 April 2026 - 16:37 WIB

Wali Kota Serang Buka Suara Soal Dugaan Pencatutan Namanya Oleh Pihak Konsultan Pinjol, Siapkan Langkah Hukum

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:19 WIB

Polres Serang Resmi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:36 WIB

Aktifis Perempuan Tangerang Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis Saat Peliputan di PT GRS

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Kemajuan Digital dan Pentingnya Etika Konsumsi

Senin, 1 Jun 2026 - 17:11 WIB

Lorens Lanalo (Wakabid Organisasi dan Disiplin Ideologi DPC GMNI Jakarta Timur). (Foto: Istimewa)

Opini

Pancasila 1 Juni: Warisi Apinya, Bukan Abunya

Senin, 1 Jun 2026 - 16:59 WIB