TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Rapper drill asal Kota Tangerang, Cingdons, dipastikan akan tampil dalam Opening Ceremony Festival Cisadane 2026 yang berlangsung pada 22–26 Juli 2026. Penampilan musisi bernama asli Akhmad Koharudin itu menjadi salah satu suguhan spesial pada malam pembukaan festival tahunan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang.
Sebelum menekuni dunia musik, Cingdons dikenal sebagai wartawan yang lama meliput isu kriminal di salah satu media harian lokal. Kini, ia sukses meniti karier sebagai rapper dan dipercaya menghibur ribuan pengunjung Festival Cisadane.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tangerang, Boyke Urip, membenarkan bahwa Cingdons masuk dalam daftar penampil pada malam pembukaan Festival Cisadane 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Boyke, kehadiran Cingdons merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk memberikan ruang dan apresiasi kepada talenta lokal agar dapat tampil di panggung bergengsi.
“Penampilan Cingdons menjadi salah satu bentuk dukungan kami terhadap musisi lokal yang memiliki karya dan prestasi. Festival Cisadane tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi talenta daerah untuk menunjukkan kemampuannya kepada masyarakat luas,” ujar Boyke, Jumat (17/07/2026).
Festival Cisadane 2026 akan menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, kuliner khas, pameran UMKM, hingga hiburan musik yang melibatkan artis nasional dan musisi lokal.
Dengan tampilnya Cingdons di panggung pembukaan, diharapkan Festival Cisadane 2026 semakin semarak sekaligus menjadi momentum bagi musisi lokal Kota Tangerang untuk memperluas eksistensi mereka di industri musik Tanah Air.
“Kami ingin Festival Cisadane menjadi ruang yang inklusif. Ada budaya tradisional, ada musik modern, dan ada talenta-talenta lokal yang layak mendapat apresiasi. Kehadiran Cingdons menjadi salah satu warna baru di festival tahun ini,” ujarnya.
Menanggapi kesempatan tersebut, Cingdons mengaku bersyukur dipercaya tampil di panggung pembukaan salah satu agenda terbesar Pemerintah Kota Tangerang. Ia memastikan telah menyiapkan penampilan terbaik bersama timnya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapat kesempatan tampil di Festival Cisadane 2026. Ini menjadi kebanggaan karena bisa tampil di panggung besar di kota sendiri. Saya dan tim sudah menyiapkan penampilan terbaik dan siap menghibur masyarakat Kota Tangerang. Semoga penampilan kami bisa dinikmati semua kalangan serta menambah semarak Festival Cisadane tahun ini,” ujar Cingdons.
Dalam pengembangan kariernya, Cingdons kini didampingi Imam Tompi sebagai manajer. Imam menyebut kepercayaan tampil di Festival Cisadane menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa musisi lokal Kota Tangerang mampu bersaing di panggung besar.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah memberikan kepercayaan kepada Cingdons untuk tampil di Festival Cisadane 2026. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan membuktikan bahwa musisi lokal juga memiliki kualitas yang bisa dibanggakan. Kami sudah menyiapkan penampilan terbaik untuk menghibur masyarakat,” kata Imam.
Cingdons dikenal sebagai rapper dan produser independen asal Kota Tangerang yang konsisten mengusung musik drill. Melalui karya-karyanya, ia mengangkat realitas kehidupan urban, keresahan sosial, hingga dinamika jalanan dengan karakter musik yang kuat, dipadukan dentuman bass 808 dan lirik berbahasa Indonesia yang lugas.
Festival Cisadane 2026 akan berlangsung selama lima hari, 22-26 Juli. Pembukaan festival akan dimeriahkan pertunjukan kolosal yang menampilkan atraksi Eskoda, Flying Jet Dance, Liong, Sirkus Api, aksi atlet kayak di Sungai Cisadane, pesta kembang api, serta lighting show.
Selama penyelenggaraan festival, masyarakat juga akan disuguhkan berbagai perlombaan dan hiburan, seperti Lomba Dragon Boat, festival band, modern dance, hingga penampilan sejumlah musisi, di antaranya Feel Koplo, Samsaka, Zziepross, Band BJB, Pasmatik 18, SIKOE Band, VOC, Go Tunes, dan Cingdons.
Puluhan stan UMKM juga akan meramaikan festival dengan menghadirkan kuliner, produk kriya, serta karya pelaku ekonomi kreatif lokal. (/Js)



























